Ibu-Ibu Persit dan PPK Forkopimcam Anjatan Gelar Pertemuan Rutin Bahas Stunting dan Kesehatan Lingkungan
Indramayu – Ibu-ibu PKK Forkopimcam Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, kembali menggelar pertemuan rutin bulanan. Acara yang berlangsung pada Kamis (28/8/2025) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai itu dipusatkan di Balai Desa Cilandak, Kecamatan Anjatan.
Pertemuan tersebut menjadi ajang penting untuk mempererat silaturahmi antarinstansi di wilayah Anjatan, sekaligus membahas isu-isu strategis yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, seperti pencegahan stunting, perawatan balita, perhatian terhadap ibu hamil, serta peningkatan kesehatan lingkungan.
Kehadiran para peserta dari berbagai unsur menambah semarak acara. Dari Dharma Wanita Kecamatan Anjatan, hadir Hj. Azizah Wuspito bersama para ibu kuwu se-Kecamatan Anjatan. Mereka menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan dan keluarga.
Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 15 Koramil 1614/Anjatan juga turut berpartisipasi. Di antaranya, Ibu A’an Nur Amin, Ibu Rini Rasito, dan Ibu Titi Carsa. Kehadiran mereka memperlihatkan dukungan TNI terhadap program pembinaan keluarga di tingkat kecamatan.
Selain itu, jajaran Bhayangkari Polsek Anjatan juga turut serta. Hadir Ibu Hj. Yeyet H. Rasita, istri Kapolsek Anjatan, bersama Ibu Erika Ronald, Ibu Darih Sriyanto, dan Ibu Pipih Heri. Keterlibatan Bhayangkari menunjukkan sinergi antara Polri dengan masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga.
Acara ini juga dihadiri oleh 90 kader PKK Desa se-Kecamatan Anjatan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa peran kader PKK sangat penting dalam menjalankan program kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Tak ketinggalan, tim kesehatan dari Puskesmas Anjatan dan Puskesmas Bugis juga hadir. Para tenaga kesehatan tersebut berkontribusi memberikan wawasan terkait pola hidup sehat, pencegahan penyakit, serta langkah-langkah strategis menekan angka stunting di wilayah Anjatan.
Dalam pertemuan tersebut, isu stunting menjadi salah satu fokus utama. Stunting masih menjadi permasalahan serius di sejumlah wilayah, termasuk di Indramayu. Melalui forum ini, para ibu-ibu PKK membahas strategi untuk memperbaiki gizi balita serta mendukung kesehatan ibu hamil.
Selain stunting, kesehatan lingkungan juga menjadi sorotan penting. Lingkungan yang sehat diyakini mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Oleh karena itu, upaya menjaga kebersihan desa, pengelolaan sampah, hingga penyediaan air bersih menjadi agenda pembahasan.
Menurut Hj. Azizah Wuspito, kegiatan pertemuan rutin seperti ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan wadah yang efektif untuk menyatukan langkah antarinstansi dan organisasi perempuan di tingkat kecamatan.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara PKK, Dharma Wanita, Persit, Bhayangkari, serta tenaga kesehatan sangat diperlukan agar program pemerintah di bidang kesehatan keluarga dapat berjalan optimal.
Sementara itu, perwakilan dari tim kesehatan Puskesmas Anjatan menyampaikan pentingnya edukasi kepada masyarakat. Tidak hanya menyangkut gizi seimbang, tetapi juga pola asuh yang baik serta kesadaran menjaga kebersihan lingkungan rumah tangga.
Para peserta mengaku antusias mengikuti pertemuan. Mereka saling bertukar pengalaman dalam mendampingi keluarga dan masyarakat, khususnya terkait perawatan balita serta dukungan kepada ibu hamil.
Acara yang berlangsung hingga siang hari itu berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Semua peserta merasa mendapatkan manfaat dari diskusi yang dibangun, baik dari sisi pengetahuan maupun kebersamaan.
Melalui pertemuan rutin ini, Forkopimcam Kecamatan Anjatan berharap bisa terus menjaga soliditas antarinstansi, sekaligus berkontribusi nyata dalam membangun keluarga sehat, cerdas, dan sejahtera di wilayah Kabupaten Indramayu.