Sertu Ade Widarya ikuti Kesiapan Pengamanan Ops Lilin Lodaya 2025 di Rest Area KM 130 Tol Cipali
Desember 20, 2025
Indramayu – Sinergi antara TNI dan Polri kembali terlihat dalam upaya pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sertu Ade Widarya, Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis Kodim 0616/Indramayu, memimpin kegiatan pengecekan kesiapan pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025 di Pos Pelayanan (Pos Yan) Rest Area KM 130 A Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), yang berlokasi di Blok Parabon, Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, pukul 08.00 WIB. Operasi Lilin Lodaya 2025 merupakan agenda tahunan Kepolisian Daerah Jawa Barat yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan balik serta menjaga ketertiban masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Tahun ini, operasi berlangsung selama 14 hari hingga awal Januari 2026, dengan fokus pada pencegahan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, serta potensi gangguan keamanan.
Rest Area KM 130 A Tol Cipali menjadi salah satu titik vital yang mendapat perhatian khusus. Lokasi ini sering menjadi tempat istirahat favorit pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan wilayah timur lainnya. Volume kendaraan yang melonjak drastis pada periode Nataru menuntut kesiapan personel dan fasilitas yang memadai untuk menjamin keselamatan serta kelancaran perjalanan.
Dalam kegiatan kesiapan ini, personel yang terlibat terdiri dari beberapa instansi. Dari Koramil 1615/Haurgeulis, Sertu Ade Widarya menjadi perwakilan TNI sebagai Babinsa setempat. Ia berkolaborasi erat dengan tim dari Polsek Gantar yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Karnala SH, didampingi Aiptu Ratno serta delapan anggota lainnya. Turut serta pula tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Gantar, yaitu Ibu Tati dan Bapak Herman, yang siap memberikan layanan medis darurat bagi pemudik yang membutuhkan pertolongan.
Kegiatan meliputi pengecekan sarana dan prasarana pos pelayanan, koordinasi antarinstansi, serta simulasi penanganan situasi darurat. Sertu Ade Widarya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar tanpa ada kendala signifikan. “Kami memastikan pos ini siap melayani masyarakat dengan optimal, baik dari segi pengamanan maupun pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Keikutsertaan Babinsa dalam operasi ini mencerminkan peran strategis TNI di tingkat desa binaan. Babinsa tidak hanya bertugas pembinaan teritorial, tetapi juga menjadi penghubung utama antara TNI dengan masyarakat serta instansi lain dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Sinergi dengan Polri dan tenaga kesehatan ini menjadi bukti komitmen bersama untuk menciptakan rasa aman bagi seluruh pemudik dan perayaan Nataru yang kondusif.
Operasi Lilin Lodaya 2025 di Jawa Barat secara keseluruhan melibatkan puluhan ribu personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan. Ratusan pos pengamanan dan pos pelayanan didirikan di berbagai titik rawan, termasuk jalur tol, pantura, dan kawasan wisata. Di Kabupaten Indramayu, sebagai gerbang masuk Pantura dari arah barat, pengamanan di Tol Cipali menjadi prioritas utama untuk mencegah kepadatan berlebih dan potensi kecelakaan.
Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, serta memanfaatkan rest area jika merasa lelah. Dengan kesiapan personel seperti yang ditunjukkan Sertu Ade Widarya dan timnya di KM 130 A, diharapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Indramayu serta Jawa Barat secara umum dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita.
