Danramil 1617 Gabuswetan Turun Langsung Cek Jembatan Longsor, Akses Penghubung Sukamelang–Temiyangsari Jadi Perhatian Serius TNI
Indramayu – Kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Jajaran Koramil 1617/Gabuswetan melakukan pengecekan langsung terhadap jembatan penghubung antar desa yang mengalami kerusakan akibat longsor di wilayah Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini melibatkan Babinsa Desa Sukamelang, Serka Rusyadi, bersama unsur pimpinan dan pemerintah desa setempat.
Pengecekan jembatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Blok Gadel, Desa Sukamelang. Jembatan yang dicek merupakan Jembatan Cilalanang di saluran Brujul, yang menghubungkan Desa Sukamelang dengan Desa Temiyangsari, dan mengalami kerusakan akibat tergerus air serta longsoran tanah.
Jembatan dengan panjang kurang lebih 30 meter tersebut berlokasi di Blok Kompa Gadel RT 11 RW 02 Desa Sukamelang, dan menjadi salah satu akses vital masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Kerusakan pada jembatan ini dikhawatirkan dapat menghambat mobilitas warga serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kegiatan pengecekan dipimpin langsung oleh Danramil 1617/Gabuswetan Lettu Inf Suprayitno, didampingi Babinsa Desa Sukamelang Serka Rusyadi, serta melibatkan unsur Subdenzibang Kodam III/Siliwangi. Hadir pula Kuwu Desa Sukamelang Bapak Masduki Spg, Lurah Desa Sukamelang Bapak Indra Suwaryo, serta perwakilan masyarakat setempat, di antaranya Ketua RT Blok Brujul Bapak Ukam dan Ibu Marti.
Babinsa Serka Rusyadi menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan jembatan sekaligus mengidentifikasi langkah penanganan awal yang dapat dilakukan. “Jembatan ini merupakan akses penting bagi masyarakat. Dengan pengecekan langsung, kita bisa mengetahui kondisi riil di lapangan dan segera melaporkannya untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Danramil 1617/Gabuswetan Lettu Inf Suprayitno menegaskan bahwa TNI melalui Babinsa selalu hadir dalam setiap persoalan yang menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan instansi teknis sangat diperlukan agar perbaikan infrastruktur dapat segera direalisasikan.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi teknis, agar jembatan ini segera mendapatkan penanganan. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegas Lettu Inf Suprayitno.
Sementara itu, Kuwu Desa Sukamelang Masduki Spg menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari Koramil 1617/Gabuswetan. Ia mengungkapkan bahwa kerusakan jembatan tersebut sudah lama dikeluhkan warga karena menjadi jalur utama penghubung antar desa. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian TNI. Semoga jembatan ini segera diperbaiki demi kelancaran aktivitas warga,” ujarnya.
Hasil pengecekan awal menunjukkan bahwa kerusakan jembatan disebabkan oleh kombinasi faktor curah hujan tinggi, aliran air yang deras, serta kondisi tanah yang labil. Kondisi ini memerlukan penanganan teknis yang tepat agar kerusakan tidak semakin parah dan dapat digunakan kembali dengan aman.
Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Koordinasi antara aparat TNI, pemerintah desa, dan masyarakat berjalan dengan baik, mencerminkan kuatnya sinergi dalam menghadapi persoalan wilayah.
Kegiatan pengecekan jembatan penghubung antar desa ini selanjutnya dilaporkan kepada Dandim 0616/Indramayu sebagai bahan tindak lanjut dan koordinasi lebih lanjut. Dokumentasi kegiatan juga telah dilampirkan sebagai laporan resmi.
Melalui kegiatan ini, Babinsa Serka Rusyadi bersama jajaran Koramil 1617/Gabuswetan kembali menegaskan peran TNI AD sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat, tidak hanya dalam bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam penanganan persoalan sosial dan infrastruktur demi keselamatan dan kesejahteraan rakyat.
