BABINSA TURUN TANGAN! SERMA H. SUBAGYO GASPOL PERCEPAT PEMBANGUNAN GERAI KDKMP DI TANJUNGKERTA
Indramayu – Peran aktif Bintara Pembina Desa (Babinsa) kembali menjadi sorotan. Kali ini, Babinsa Desa Tanjungkerta Koramil 1617/Gabuswetan Kodim 0616/Indramayu, Serma H. Subagyo AS, turun langsung mengawal percepatan pembangunan Gerai KDKMP (Kios Desa/Koperasi Desa Merah Putih) di Desa Tanjungkerta, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu.
Langkah cepat tersebut diwujudkan melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang digelar pada Kamis (12/2/2026) pukul 10.30 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Desa Tanjungkerta. Dalam pertemuan itu, Serma H. Subagyo AS duduk bersama Pendamping Desa, Tohari, serta jajaran perangkat desa guna membahas solusi penyediaan lahan untuk pembangunan gerai KDKMP yang menjadi program prioritas nasional.
Dalam forum tersebut, Babinsa menegaskan bahwa KDKMP merupakan program nasional yang wajib dilaksanakan hingga tingkat desa. Program ini digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus penguat kemandirian desa melalui pengelolaan aset produktif.
“KDKMP adalah program nasional yang harus kita dukung bersama. Ini bukan hanya soal membangun fisik gerai, tetapi membangun masa depan ekonomi desa,” tegas Serma H. Subagyo AS dalam pertemuan tersebut.
Namun demikian, percepatan pembangunan gerai KDKMP di Desa Tanjungkerta masih menghadapi kendala utama, yakni ketersediaan lahan. Hingga kini, lokasi yang akan digunakan sebagai titik pembangunan masih dalam tahap pencarian dan pembahasan bersama.
Melihat situasi tersebut, Babinsa tidak tinggal diam. Meski penyediaan lahan pada dasarnya merupakan kewenangan dan tanggung jawab pemerintah desa maupun pemerintah daerah, Serma H. Subagyo AS menyatakan siap mendorong dan membantu proses pencarian solusi terbaik.
“Memang tugas penyediaan lahan ada pada pemerintah desa dan pemda. Tetapi sebagai Babinsa, saya berkewajiban mendorong, membantu, dan memastikan program nasional ini bisa berjalan dengan baik di wilayah binaan,” ujarnya.
Sikap proaktif Babinsa tersebut mendapat respons positif dari perangkat desa dan pendamping desa yang hadir. Mereka sepakat untuk bekerja secara kompak dan bersama-sama mencari lahan yang representatif dan strategis, sehingga nantinya Gerai KDKMP dapat berdiri kokoh dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif itu, sejumlah alternatif lokasi sempat dibahas. Pertimbangan utama meliputi status kepemilikan lahan, kemudahan akses masyarakat, serta potensi pengembangan usaha desa ke depan. Gerai KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi aset desa yang mampu meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).
Kehadiran Babinsa dalam forum strategis desa ini sekaligus menunjukkan sinergi nyata antara TNI dan pemerintah desa dalam mendukung program pembangunan nasional. Peran Babinsa sebagai ujung tombak teritorial dinilai sangat penting dalam menjembatani komunikasi, menjaga stabilitas, sekaligus memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai rencana.
Sepanjang kegiatan komsos berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Diskusi berjalan lancar tanpa kendala berarti, mencerminkan komitmen bersama seluruh pihak untuk memajukan Desa Tanjungkerta.
Diharapkan, dalam waktu dekat keputusan terkait lokasi pembangunan dapat segera ditetapkan, sehingga proses pembangunan Gerai KDKMP dapat dimulai tanpa penundaan. Dengan sinergi yang kuat antara Babinsa, pemerintah desa, dan pendamping desa, Desa Tanjungkerta optimistis mampu merealisasikan program nasional tersebut secara optimal.
Langkah cepat Babinsa Serma H. Subagyo AS ini menjadi bukti bahwa peran TNI di wilayah bukan hanya soal pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak pembangunan desa. Dari ruang aula desa, semangat gotong royong dan komitmen membangun ekonomi rakyat kembali digaungkan demi kemajuan bersama.
