Serma Sarwika Turun ke Sawah, Kawal Tanam Perdana Musim Rendeng di Majasari
INDRAMAYU — Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Anggota Koramil 1607/Sliyeg, Serma Sarwika, turun langsung mendampingi penanaman padi musim rendeng tanam pertama di Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dilaksanakan di Blok Taman, salah satu hamparan persawahan produktif di wilayah Desa Majasari. Pendampingan ini menjadi bagian dari peran aktif Babinsa dalam mendukung petani meningkatkan luas tanam sekaligus memastikan proses budidaya berjalan optimal sejak awal musim.
Serma Sarwika mengatakan, kehadiran TNI di tengah aktivitas pertanian bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk nyata dukungan terhadap program swasembada pangan dan stabilitas produksi beras di daerah.
“Kami hadir untuk memberikan pendampingan sekaligus semangat kepada para petani agar musim tanam rendeng ini berjalan lancar dan hasilnya maksimal,” ujarnya di sela kegiatan.
Musim rendeng merupakan periode tanam yang sangat penting karena bertepatan dengan musim hujan, sehingga ketersediaan air relatif mencukupi untuk pertumbuhan padi. Namun demikian, faktor cuaca dan pengelolaan lahan tetap menjadi perhatian agar produktivitas tidak terganggu.
Dalam kegiatan tersebut, Serma Sarwika bersama para petani terjun langsung ke sawah membantu proses tanam. Adapun petani yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Bapak Tono, Bapak Ranita, dan Bapak Warito.
Pendampingan yang dilakukan mencakup pengecekan kondisi lahan, kesiapan bibit, hingga memastikan pola tanam sesuai anjuran agar hasil panen dapat optimal. Sinergi antara Babinsa dan petani diharapkan mampu meningkatkan semangat gotong royong dalam mengelola lahan pertanian.
Bapak Tono, salah satu petani yang hadir, mengaku terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa. Menurutnya, kehadiran aparat TNI memberikan motivasi tersendiri bagi petani untuk lebih giat dalam menggarap sawah.
“Kami merasa diperhatikan dan didukung. Mudah-mudahan hasil panen nanti bisa lebih baik,” ujarnya.
Indramayu sendiri dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional. Oleh karena itu, setiap musim tanam memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan beras, baik untuk kebutuhan daerah maupun nasional. Pendampingan yang dilakukan aparat teritorial menjadi salah satu upaya menjaga konsistensi produksi.
Selain membantu proses tanam, Babinsa juga berperan dalam memantau potensi kendala di lapangan, seperti ketersediaan pupuk, serangan hama, maupun kondisi irigasi. Dengan deteksi dini, permasalahan dapat segera dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk mendapatkan solusi cepat.
Kegiatan pendampingan penanaman padi musim rendeng tanam pertama tersebut selesai pada pukul 10.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan tertib, lancar, dan aman.
Melalui langkah ini, Koramil 1607/Sliyeg menegaskan komitmennya untuk terus mendukung para petani di wilayah binaan. Dengan kolaborasi yang solid antara TNI dan masyarakat, diharapkan produksi pertanian di Desa Majasari semakin meningkat dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.
