HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Anggota Koramil Terisi Terjun Langsung! Pengamanan Ops Ketupat Lodaya 2026 di GT Cikedung Berjalan Mulus Tanpa Gangguan


Indramayu – Komitmen aparat dalam menjaga keamanan arus mudik Lebaran kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Bertempat di Pos Pengamanan (Pos PAM) Gerbang Tol (GT) Cikedung, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, kegiatan pengamanan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar pada Selasa (24/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari unsur TNI, Polri, hingga tenaga kesehatan. Kehadiran Babinsa dari Koramil 1613/Terisi menjadi sorotan utama dalam memastikan stabilitas keamanan di wilayah tersebut. Dua personel Babinsa, yakni Serma Sugito dan Serma Solihin, tampak aktif memantau situasi serta berkoordinasi dengan aparat lainnya di lapangan.

Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan selama periode mudik Lebaran. Lokasi GT Cikedung dipilih sebagai salah satu titik strategis karena menjadi jalur utama yang dilalui pemudik menuju wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Selain personel TNI, jajaran Polsek Terisi turut mengerahkan kekuatan penuh dengan melibatkan belasan anggota, di antaranya Aipda Akhmadi, Aipda Angga, Aipda Egi, Aipda Diky, Aiptu Solikin, hingga Brigadir Aden dan Briptu Safii. Mereka bahu-membahu mengatur lalu lintas serta memastikan keamanan para pengguna jalan tetap terjaga.

Tak hanya itu, dukungan dari tenaga medis Puskesmas Cikedung juga menjadi bagian penting dalam operasi ini. Tim kesehatan yang terdiri dari Zenal, Herlina, dan Tini disiagakan untuk memberikan pelayanan darurat apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan medis, baik bagi petugas maupun masyarakat.

Dalam pelaksanaan di lapangan, diberlakukan sistem satu arah (one way) menuju Jakarta guna mengurai kepadatan kendaraan. Kebijakan ini terbukti efektif dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas, terutama pada jam-jam rawan kepadatan.

Menariknya, selama berlangsungnya kegiatan pengamanan, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol atau gangguan keamanan. Situasi terpantau kondusif, dengan arus kendaraan yang relatif terkendali. Hal ini menjadi indikator keberhasilan koordinasi antarinstansi yang terlibat.

Peran aktif Babinsa dalam kegiatan ini mendapat apresiasi, mengingat mereka tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga menjadi penghubung antara masyarakat dan aparat. Kehadiran mereka di tengah-tengah masyarakat memberikan rasa aman dan kepercayaan, terutama bagi para pemudik yang melintas.

Operasi Ketupat Lodaya sendiri merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan menjelang dan selama Hari Raya Idulfitri. Fokus utamanya adalah memberikan rasa aman, nyaman, serta menjamin kelancaran arus mudik dan balik.

Dengan sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan instansi terkait, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Lebaran tahun ini dapat berjalan tanpa hambatan berarti. Keberhasilan pengamanan di Pos PAM GT Cikedung menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi yang baik mampu menciptakan situasi yang kondusif.

 Para petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan situasi ke depan, seiring dengan meningkatnya volume kendaraan menjelang puncak arus mudik.

Dengan semangat pengabdian dan dedikasi tinggi, aparat gabungan terus memastikan bahwa masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang dan penuh kebahagiaan.

Posting Komentar