ARUS MUDIK MEMANAS! Babinsa Siaga Penuh di Stasiun Haurgeulis, Pengamanan Ops Ketupat 2026 Berjalan Tanpa Celah
Indramayu – Memasuki puncak arus mudik Lebaran 1447 H/2026, pengamanan di sejumlah titik transportasi terus diperketat. Salah satunya di Pos Pelayanan (Pos Yan) Stasiun KAI Haurgeulis, Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, yang menjadi simpul penting pergerakan pemudik, Kamis (26/3/2026).
Sejak pukul 08.00 WIB, aparat telah bersiaga dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan ini difokuskan untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik menggunakan moda transportasi kereta api.
Pengamanan di lokasi tersebut melibatkan unsur terbatas namun tetap efektif. Dari jajaran TNI, Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis, Sertu Dade S, hadir langsung di lapangan untuk melakukan pemantauan serta koordinasi dengan pihak terkait. Kehadiran Babinsa menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama di titik-titik keramaian seperti stasiun.
Meski tidak terdapat personel dari kepolisian maupun Satpol PP dalam pengamanan kali ini, situasi tetap terkendali berkat kerja sama yang baik antara petugas yang ada. Dari pihak internal stasiun, petugas keamanan atau security yang diwakili oleh Khadafi turut berperan aktif dalam mengatur arus penumpang serta menjaga ketertiban di area stasiun.
Selain itu, dukungan dari tenaga kesehatan juga disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat. Dua tenaga medis dari Puskesmas Wanakaya, yakni Desy dan Eka, hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi para pemudik yang membutuhkan. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan penumpang selama perjalanan.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas di Stasiun Haurgeulis mengalami peningkatan seiring mendekatnya Hari Raya Idul Fitri. Para pemudik tampak mulai berdatangan, membawa barang bawaan serta ditemani keluarga. Meski demikian, situasi tetap berjalan tertib tanpa adanya kepadatan berlebih yang mengganggu kenyamanan.
Babinsa setempat menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen aparat dalam mendukung kelancaran arus mudik. “Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar seluruh aktivitas di stasiun berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Keberadaan Pos Yan di Stasiun Haurgeulis dinilai sangat strategis, tidak hanya sebagai pusat pengamanan tetapi juga sebagai titik layanan bagi masyarakat. Di pos ini, pemudik dapat memperoleh informasi, bantuan, hingga penanganan cepat apabila terjadi kondisi darurat.
Menariknya, selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol. Hal ini menunjukkan kesiapan petugas di lapangan serta tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban selama proses mudik.
Operasi Ketupat sendiri merupakan agenda tahunan yang melibatkan berbagai unsur dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Fokus utamanya adalah menjaga keamanan di jalur transportasi, pusat keramaian, serta lokasi strategis lainnya.
Hingga saat ini, kegiatan pengamanan di Pos Yan Stasiun KAI Haurgeulis berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Aparat akan terus bersiaga selama masa arus mudik dan balik Lebaran guna memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan rasa aman.
Dengan sinergi yang terus terjaga, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berjalan tanpa hambatan berarti. Kehadiran Babinsa dan unsur pendukung lainnya menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di momen penting Hari Raya Idul Fitri.
