Babinsa Koptu Apih Santosa Pantau Harga Sembako di Pasar Haurgeulis
INDRAMAYU — Untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat, Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis, Koptu Apih Santosa, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako di Pasar Daerah Haurgeulis serta sejumlah toko dan kios sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan pada Minggu (8/3/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Pemantauan dilakukan dengan mengunjungi langsung pedagang di pasar tradisional serta toko grosir sembako di sekitar kawasan pasar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam memantau kondisi ekonomi masyarakat, khususnya terkait ketersediaan dan perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah binaan.
Dalam kegiatan tersebut, Koptu Apih Santosa melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas penting yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Selain mendata harga, Babinsa juga berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi stok barang serta perkembangan distribusi bahan pokok.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar harga sembako di wilayah Pasar Haurgeulis masih relatif stabil. Namun terdapat beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga dibandingkan sebelumnya.
Untuk komoditas beras medium, harga saat ini tercatat sebesar Rp13.500 per kilogram dan masih dalam kondisi stabil. Sementara itu, harga minyak goreng berada di kisaran Rp18.000 per kilogram dan juga tidak mengalami perubahan.
Komoditas jagung tercatat dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram, sedangkan kedelai lokal berada di harga Rp8.000 per kilogram. Kedua komoditas tersebut masih terpantau stabil di pasaran.
Sementara itu, harga gula pasir juga berada di kisaran Rp18.000 per kilogram dan belum mengalami perubahan yang signifikan.
Untuk komoditas bumbu dapur, harga bawang merah saat ini tercatat sekitar Rp40.000 per kilogram, mengalami penurunan dari harga sebelumnya yang sempat mencapai Rp45.000 per kilogram.
Hal serupa juga terjadi pada bawang putih yang saat ini dijual dengan harga Rp37.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya sekitar Rp40.000 per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam berada di kisaran Rp27.000 per kilogram dan masih relatif stabil. Begitu juga dengan harga daging sapi yang tercatat Rp140.000 per kilogram.
Untuk komoditas daging ayam, harga saat ini berada di angka Rp34.000 per kilogram dan belum mengalami perubahan berarti.
Koptu Apih Santosa mengatakan bahwa kegiatan pemantauan harga sembako ini dilakukan secara rutin untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok di masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman.
Menurutnya, monitoring ini juga bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.
“Kegiatan ini dilakukan untuk memantau perkembangan harga sembako di pasar serta memastikan stok barang kebutuhan pokok tetap tersedia bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, kehadiran Babinsa di pasar tradisional juga menjadi bentuk perhatian aparat kewilayahan terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Melalui komunikasi langsung dengan pedagang, berbagai informasi terkait distribusi barang maupun perubahan harga dapat diketahui secara cepat.
Babinsa juga mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga serta tidak melakukan praktik penimbunan barang yang dapat menyebabkan kelangkaan di pasaran.
Dengan adanya pemantauan secara rutin, diharapkan kondisi harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Haurgeulis tetap stabil dan tidak memberatkan masyarakat.
Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi di Pasar Daerah Haurgeulis terpantau aman dan aktivitas perdagangan berjalan normal seperti biasa.
Kegiatan monitoring harga sembako ini menjadi salah satu langkah yang dilakukan Babinsa dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia di pasar tradisional.
