HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serka F. Apik Monitoring Harga Sembako di Terisi, Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Pasar


Indramayu – Upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok terus dilakukan aparat kewilayahan di Kabupaten Indramayu. Salah satunya melalui kegiatan monitoring yang dilakukan Babinsa Koramil 1613/Terisi di wilayah Kecamatan Terisi.

Pada Rabu (10/3/2026) pagi, anggota Koramil 1613/Terisi, Serka F. Apik, melaksanakan kegiatan pemantauan sekaligus pengecekan harga kebutuhan pokok di salah satu toko sembako milik warga di Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di toko milik Ibu Heriyah yang berada di Blok Karangluak, Desa Rajasinga. Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya Babinsa dalam memantau kondisi harga sembako di tingkat masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadhan yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan masyarakat.

Serka F. Apik menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah binaan sekaligus memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan di pasaran.

Selain itu, pemantauan ini juga menjadi bagian dari langkah deteksi dini terhadap potensi kelangkaan bahan pokok yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi masyarakat.

“Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui kondisi harga kebutuhan pokok di wilayah binaan serta memastikan ketersediaannya tetap aman bagi masyarakat,” ujar Serka F. Apik di sela kegiatan.

Dari hasil pengecekan di toko sembako milik warga tersebut, sejumlah harga bahan kebutuhan pokok terpantau masih relatif stabil. Berbagai komoditas utama yang biasa dikonsumsi masyarakat tersedia dengan harga yang masih berada pada kisaran normal.

Adapun harga sejumlah bahan kebutuhan pokok yang tercatat saat monitoring di antaranya beras dengan harga sekitar Rp12.000 per kilogram. Sementara minyak goreng dijual dengan harga Rp16.000 per kilogram.

Untuk komoditas telur ayam, harga yang terpantau di pasaran mencapai Rp34.500 per kilogram. Sedangkan jagung dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram.

Harga gula pasir juga terpantau berada pada kisaran Rp17.000 per kilogram. Sementara kacang kedelai dijual dengan harga sekitar Rp19.000 per kilogram.

Beberapa komoditas bumbu dapur seperti bawang merah tercatat memiliki harga sekitar Rp44.000 per kilogram, sedangkan bawang putih dijual dengan harga Rp40.000 per kilogram.

Selain itu, untuk kebutuhan protein hewani, harga daging ayam di wilayah tersebut berada pada kisaran Rp40.000 per kilogram. Sementara daging sapi dijual dengan harga sekitar Rp130.000 per kilogram.

Serka F. Apik menambahkan bahwa hingga saat ini kondisi ketersediaan bahan pokok di wilayah Kecamatan Terisi masih terpantau aman dan tidak mengalami kelangkaan. Aktivitas jual beli di tingkat masyarakat juga berjalan normal.

Ia juga mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga kestabilan harga serta tidak melakukan penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran.

Menurutnya, komunikasi antara aparat kewilayahan dan para pedagang sangat penting untuk menjaga kondisi ekonomi masyarakat tetap stabil, terutama pada momen-momen tertentu seperti bulan Ramadhan.

“Babinsa akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan harga tetap terkendali,” katanya.

Selain melakukan pengecekan harga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi sosial antara Babinsa dengan para pedagang dan warga setempat. Melalui komunikasi yang baik, berbagai informasi terkait kondisi ekonomi masyarakat dapat diketahui secara langsung.

Langkah monitoring ini merupakan bagian dari peran Babinsa dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas wilayah, tidak hanya dari aspek keamanan tetapi juga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Selama pelaksanaan kegiatan monitoring dan pengecekan harga kebutuhan pokok tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan lancar. Aktivitas perdagangan di toko sembako milik warga juga berjalan seperti biasa tanpa adanya kendala.

Dengan adanya pemantauan rutin dari aparat kewilayahan, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Terisi tetap terjaga serta masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik.

Posting Komentar