Serma Aan Subhan Gerak Cepat! Harga Sembako Terisi Terpantau, Cabai dan Minyak Jadi Perhatian Warga
INDRAMAYU – Upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok terus dilakukan aparat teritorial di wilayah Kabupaten Indramayu. Kali ini, Babinsa Koramil 1613/Terisi, Serma Aan Subhan, turun langsung melakukan monitoring harga sembako di Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB tersebut menyasar kios-kios sembako di wilayah desa binaan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekaligus memastikan harga kebutuhan pokok tetap dalam batas wajar.
Dalam hasil pemantauan tersebut, sejumlah komoditas terpantau berada pada harga yang relatif stabil, meskipun beberapa di antaranya menjadi perhatian warga karena dinilai cukup tinggi.
Harga beras misalnya, tercatat Rp12.000 per kilogram. Sementara minyak goreng berada di angka Rp20.000 per kilogram, yang menjadi salah satu komoditas yang cukup dikeluhkan masyarakat karena masih tergolong tinggi dibandingkan kebutuhan harian.
Untuk telur ayam, harga berada di kisaran Rp29.000 per kilogram. Komoditas ini menjadi salah satu kebutuhan pokok yang banyak dicari, sehingga pergerakan harganya terus dipantau.
Sementara itu, harga cabai rawit hijau tercatat mencapai Rp45.000 per kilogram, menjadikannya salah satu komoditas dengan harga tertinggi di pasar lokal. Kondisi ini cukup berdampak pada pengeluaran rumah tangga, terutama bagi pelaku usaha kecil di bidang kuliner.
Harga gula putih berada di angka Rp18.000 per kilogram, sedangkan cabai merah tercatat Rp28.000 per kilogram. Untuk bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp30.000 dan Rp35.000 per kilogram.
Di sektor protein hewani, harga daging ayam berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, sementara daging sapi masih bertahan di angka Rp130.000 per kilogram.
Serma Aan Subhan menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam mengawasi kondisi wilayah, termasuk aspek ekonomi masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, pihaknya dapat mengetahui perkembangan harga secara nyata dan aktual.
“Kami ingin memastikan harga tetap stabil dan tidak ada lonjakan yang merugikan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah adanya praktik penimbunan barang maupun permainan harga oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Tak hanya melakukan pemantauan, Serma Aan Subhan juga berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pembeli untuk menyerap informasi serta aspirasi terkait kondisi pasar. Hal ini dinilai penting sebagai bahan evaluasi dan koordinasi dengan pihak terkait.
Masyarakat pun menyambut baik langkah tersebut. Mereka berharap kegiatan monitoring seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin agar harga sembako tetap terkendali dan terjangkau.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Jatimulya terpantau aman, tertib, dan lancar. Aktivitas jual beli berjalan normal tanpa adanya gangguan berarti.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga bahan pokok di wilayah Terisi dapat terus terjaga. Peran aktif Babinsa seperti yang ditunjukkan Serma Aan Subhan menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.
Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi antara aparat dan warga dalam menghadapi dinamika ekonomi, khususnya terkait kebutuhan pokok sehari-hari.
