HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sertu Kadani Pantau Harga Sembako di Pasar Singakerta, Sejumlah Komoditas Naik


Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok mulai terpantau di wilayah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Hal ini terungkap dalam kegiatan monitoring yang dilakukan Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Sertu Kadani, di Pasar Singakerta pada Rabu (2/4/2026).

Pemantauan yang dilakukan sejak pagi hari tersebut bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga sembako sekaligus memastikan stabilitas pasokan di tingkat pedagang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya aparat teritorial dalam memantau kondisi ekonomi masyarakat secara langsung di lapangan.

Dari hasil monitoring, sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan harga. Di antaranya beras yang kini berada di kisaran Rp13.500 per kilogram. Selain itu, telur ayam juga mengalami kenaikan menjadi Rp30.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada daging sapi yang menyentuh harga Rp150.000 per kilogram, serta gula pasir yang naik menjadi Rp16.000 per kilogram. Komoditas lain seperti bawang merah dan bawang putih masing-masing tercatat di harga Rp48.000 dan Rp42.000 per kilogram, yang juga menunjukkan tren peningkatan.

Tidak hanya itu, harga kacang kedelai dan jagung turut mengalami kenaikan, masing-masing menjadi Rp19.000 dan Rp11.000 per kilogram. Sementara itu, beberapa komoditas lainnya seperti minyak goreng dan daging ayam terpantau masih stabil di harga Rp16.000 dan Rp38.000 per kilogram.

Sertu Kadani menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini penting dilakukan secara berkala guna mengetahui dinamika harga di pasar tradisional. Selain itu, informasi tersebut juga dapat menjadi bahan laporan kepada komando atas dalam rangka pengambilan kebijakan lebih lanjut.

Ia juga memastikan bahwa selama kegiatan berlangsung, situasi di Pasar Singakerta dalam keadaan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti. Aktivitas jual beli berjalan normal seperti biasa.

Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan perkembangan harga sembako dapat terus terpantau sehingga potensi gejolak di masyarakat dapat diantisipasi sejak dini, khususnya menjelang periode kebutuhan yang cenderung meningkat.

Posting Komentar