Sigap dan Tanggap! Anggota Koramil Anjatan Bergerak Cepat Tangani Kebakaran di Arjasari
INDRAMAYU – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Indramayu. Sebuah rumah toko (ruko) milik warga di Desa Arjasari, Kecamatan Patrol, dilaporkan terbakar pada Jumat pagi (17/4/2026), diduga akibat kelalaian dalam penempatan bahan mudah terbakar di dalam bangunan.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di Blok D, Dusun Baloran. Ruko tersebut diketahui milik Darim (47), warga setempat yang sehari-hari beraktivitas di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi di lapangan, sumber api diduga berasal dari kompor yang berada terlalu dekat dengan penampungan bensin. Kondisi tersebut memicu api dengan cepat membesar dan menyambar bagian bangunan lainnya.
Api yang muncul secara tiba-tiba membuat warga sekitar panik. Beberapa warga berupaya melakukan pemadaman awal dengan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan datang.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta akibat kerusakan pada bangunan dan barang-barang di dalam ruko.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan bahan mudah terbakar, terutama di dekat sumber api seperti kompor. Kelalaian kecil dapat berujung pada kerugian besar bahkan membahayakan keselamatan jiwa.
Warga setempat juga diimbau untuk selalu memastikan standar keamanan di lingkungan tempat tinggal maupun usaha, termasuk penataan bahan bakar dan instalasi dapur.
Selama proses penanganan, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Tidak ada gangguan lanjutan yang terjadi setelah api berhasil ditangani.
Kejadian ini menambah daftar insiden kebakaran yang disebabkan oleh faktor kelalaian manusia. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah peristiwa serupa di masa mendatang.
Pihak terkait diharapkan dapat terus melakukan sosialisasi mengenai bahaya kebakaran serta langkah-langkah pencegahan yang perlu dilakukan oleh masyarakat.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan api dan penyimpanan bahan bakar.
