HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Operasi Mata Elang Pelda Eryana di Pasar Terisi: Stabilitas Harga Terjaga, Warga Karangasem Lega Berbelanja Sembako Murah!


INDRAMAYU – Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang sering kali berdampak pada gejolak harga domestik, kabar baik datang dari wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Pada Sabtu pagi, 30 Mei 2026, Pasar Terisi di Desa Karangasem menjadi saksi bisu dari upaya nyata TNI dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Pelda Eryana, anggota Koramil 1613/Terisi, turun langsung ke lapangan melaksanakan monitoring dan pengecekan harga sembako. Hasilnya? Masyarakat dapat bernapas lega karena sebagian besar komoditas strategis terpantau stabil dan terjangkau.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini merupakan bagian dari komitmen Kodim 0616/Indramayu untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Pelda Eryana tidak hanya sekadar mencatat angka, tetapi juga berinteraksi intensif dengan para pedagang dan pembeli. Ia memastikan bahwa harga yang dipajang sesuai dengan harga jual real di lapangan, serta tidak ada praktik penimbunan atau spekulasi harga yang merugikan konsumen.

Dari hasil pemantauan mendalam, terlihat bahwa harga beras, sang tulang punggung ketahanan pangan keluarga Indonesia, masih sangat bersahabat di angka Rp 13.000 per kilogram. Minyak goreng, komoditas yang sering menjadi pemicu inflasi, juga terkendali di harga Rp 17.000 per kilogram. Jagung, sebagai alternatif karbohidrat, bahkan dijual dengan harga sangat murah, yakni Rp 10.000 per kilogram. Kestabilan tiga komoditas utama ini menjadi fondasi kuat bagi kesejahteraan warga Terisi.

Untuk kategori protein hewani, telur ayam terpantau di harga Rp 33.000 per kilogram, sementara daging ayam dihargai Rp 38.000 per kilogram. Daging sapi, yang biasanya menjadi komoditas premium, juga relatif stabil di angka Rp 135.000 per kilogram. Harga-harga ini menunjukkan bahwa pasokan daging di wilayah Terisi cukup lancar dan tidak terjadi kelangkaan yang signifikan.

Namun, Pelda Eryana juga mencatat adanya beberapa komoditas yang berada di kisaran harga menengah-atas, seperti gula pasir di Rp 19.000 per kilogram, kacang kedelai di Rp 20.000 per kilogram, bawang merah di Rp 44.000 per kilogram, dan bawang putih di Rp 40.000 per kilogram. Meskipun demikian, harga-harga tersebut masih dalam batas kewajaran pasar saat ini dan tidak menunjukkan lonjakan drastis yang tiba-tiba. "Kami terus memantau agar harga-harga ini tidak merangkak naik tanpa alasan yang jelas. Komunikasi dengan distributor dan pedagang terus kami jaga," ujar Pelda Eryana saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Kehadiran Babinsa di pasar tradisional memberikan efek psikologis yang positif. Pedagang merasa diawasi untuk berlaku jujur, sementara pembeli merasa lebih aman dan percaya diri dalam berbelanja. Situasi selama kegiatan berlangsung aman, lancar, dan tertib. Interaksi antara Pelda Eryana dengan warga pasar berlangsung hangat, mencerminkan hubungan kemanunggalan TNI-Rakyat yang telah terjalin erat sejak lama.

Stabilitas harga sembako adalah indikator penting kesejahteraan ekonomi mikro. Ketika harga bahan pokok terkendali, daya beli masyarakat meningkat, dan roda perekonomian di tingkat kecamatan dapat berputar lebih lancar. Aksi nyata Pelda Eryana di Pasar Terisi ini patut diapresiasi sebagai contoh baik bagaimana peran militer dalam operasi militer selain perang (OMSP) dapat memberikan dampak langsung terhadap hajat hidup orang banyak.

Dengan terus dilakukannya pemantauan secara berkala dan berkesinambungan, diharapkan Kecamatan Terisi dapat mempertahankan zona stabilitas harga ini. Sinergi antara pihak pasar, pemerintah kecamatan, dan aparat kewilayahan seperti yang ditunjukkan oleh Pelda Eryana menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis. Warga Karangasem kini bisa berbelanja dengan tenang, knowing that their basic needs are protected by those who serve. Langkah proaktif Koramil 1613/Terisi ini menjadi bukti bahwa TNI hadir bukan hanya untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga untuk menjamin perut rakyat tetap terisi dengan harga yang manusiawi.
Posting Komentar