Serda Mashur Temukan Lonjakan Harga Sembako di Krangkeng, Bawang dan Daging Tembus Harga Fantastis!
Kenaikan harga kebutuhan pokok kembali menghantui masyarakat Kabupaten Indramayu. Kali ini, hasil monitoring yang dilakukan aparat Koramil 1610/Krangkeng menunjukkan sejumlah komoditas penting mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan.
Adalah Serda Mashur, Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, yang turun langsung melakukan pengecekan harga sembako di Toko Sejahtera, Desa Kapringan, Kecamatan Krangkeng, Sabtu (16/5) pagi.
Kegiatan monitoring dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan tujuan memastikan perkembangan harga kebutuhan pokok yang beredar di masyarakat sekaligus memantau kestabilan pasokan barang di wilayah tersebut.
Dari hasil pengecekan di lapangan, sejumlah harga bahan pokok terpantau mengalami kenaikan yang cukup membuat warga khawatir.
Harga telur ayam misalnya, kini mencapai Rp38 ribu per kilogram dan mengalami kenaikan dibanding sebelumnya. Begitu juga harga daging sapi yang menembus Rp150 ribu per kilogram.
Tak hanya itu, harga bawang merah juga melonjak hingga Rp48 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih kini berada di angka Rp42 ribu per kilogram.
Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat mulai mengeluhkan meningkatnya biaya kebutuhan dapur sehari-hari.
“Kalau harga terus naik begini, belanja jadi makin berat,” ujar salah satu warga sekitar.
Selain bawang dan daging, harga gula pasir juga mengalami kenaikan menjadi Rp16 ribu per kilogram. Kacang kedelai ikut naik ke angka Rp19 ribu per kilogram.
Sementara beberapa komoditas lain masih bertahan stabil. Harga minyak goreng tercatat Rp16 ribu per kilogram, sedangkan jagung berada di angka Rp11 ribu per kilogram.
Untuk beras, harga medium di wilayah tersebut terpantau mencapai Rp15.800 per kilogram dan masih relatif stabil.
Adapun harga daging ayam berada di angka Rp38 ribu per kilogram tanpa perubahan signifikan.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Mashur juga melakukan komunikasi dengan pemilik toko terkait kondisi stok sembako serta distribusi barang kebutuhan pokok.
Dari hasil monitoring, persediaan sembako di wilayah Kecamatan Krangkeng dilaporkan masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat untuk sementara waktu.
Pemantauan rutin seperti ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi gejolak harga yang dapat berdampak langsung pada ekonomi warga.
Selain itu, monitoring juga bertujuan mencegah praktik penimbunan barang maupun permainan harga yang bisa merugikan masyarakat kecil.
Kehadiran aparat TNI di tengah aktivitas ekonomi masyarakat mendapat apresiasi dari warga dan pedagang. Mereka menilai langkah tersebut menunjukkan kepedulian aparat terhadap kondisi ekonomi masyarakat di tingkat bawah.
“Dengan adanya pengecekan seperti ini, masyarakat jadi merasa lebih diperhatikan,” kata seorang pedagang.
Lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok saat ini memang menjadi perhatian serius banyak pihak, terutama menjelang momen tertentu yang biasanya memicu kenaikan harga di pasaran.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat menjaga kestabilan harga agar kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di Toko Sejahtera Desa Kapringan terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya hambatan berarti.
Hasil pemantauan yang dilakukan Serda Mashur ini sekaligus menjadi gambaran kondisi terkini harga sembako di wilayah Krangkeng yang mulai mengalami tekanan kenaikan pada sejumlah komoditas utama.
