Serka Ahyadi Sidak Harga Sembako di Cikedung! Koramil Terisi Pastikan Stabilitas Kebutuhan Pokok Warga Tetap Aman
INDRAMAYU — Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terus dilakukan aparat teritorial di wilayah Kabupaten Indramayu. Anggota Koramil 1613/Terisi, Serka Ahyadi, turun langsung melakukan monitoring dan pengecekan harga sembako di wilayah Kecamatan Cikedung, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB di Toko Lina, Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, yang merupakan salah satu pusat penjualan kebutuhan pokok masyarakat setempat. Monitoring dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman serta harga kebutuhan pokok masih berada dalam kondisi stabil di pasaran.
Dalam kegiatan itu, Serka Ahyadi melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah komoditas penting yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Langkah tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah binaan.
“Harga kebutuhan pokok menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi masyarakat. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali,” ujar Serka Ahyadi saat melakukan pengecekan di lokasi.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, harga sejumlah kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Cikedung masih relatif stabil. Harga beras tercatat berada di angka Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng dijual Rp16.000 per kilogram. Untuk telur ayam berada di harga Rp28.000 per kilogram dan jagung Rp10.000 per kilogram.
Sementara itu, gula pasir dijual dengan harga Rp17.000 per kilogram dan kacang kedelai Rp19.000 per kilogram. Komoditas bawang merah yang sempat mengalami kenaikan kini berada di harga Rp44.000 per kilogram, sedangkan bawang putih tercatat Rp40.000 per kilogram.
Untuk kebutuhan protein hewani, harga daging ayam berada di kisaran Rp38.000 per kilogram, sedangkan daging sapi dijual Rp135.000 per kilogram. Secara umum, masyarakat masih dapat menjangkau harga kebutuhan pokok tersebut meski beberapa komoditas mengalami fluktuasi menyesuaikan kondisi distribusi dan pasokan pasar.
Monitoring harga sembako yang dilakukan aparat Koramil dinilai penting untuk mendeteksi lebih awal potensi lonjakan harga maupun kelangkaan barang di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan ekonomi dan daya beli masyarakat.
Kehadiran aparat TNI di tengah aktivitas pasar dan perdagangan juga mendapat respons positif dari pedagang maupun warga. Mereka menilai kegiatan monitoring memberikan rasa tenang karena pemerintah bersama aparat terus memantau kondisi kebutuhan pokok di lapangan.
“Dengan adanya pengecekan seperti ini, kami merasa lebih diperhatikan. Mudah-mudahan harga tetap stabil dan stok barang aman,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.
Selain melakukan pengecekan harga, Serka Ahyadi juga berkomunikasi dengan pemilik toko dan warga terkait kondisi distribusi barang serta situasi keamanan lingkungan sekitar. Pendekatan humanis yang dilakukan aparat kewilayahan diharapkan mampu memperkuat hubungan baik antara TNI dan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Aktivitas perdagangan berjalan normal tanpa adanya gangguan maupun keluhan signifikan dari masyarakat terkait kebutuhan pokok.
Peran aktif Koramil 1613/Terisi melalui kegiatan monitoring tersebut menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Tidak hanya fokus pada aspek keamanan wilayah, aparat teritorial juga hadir membantu menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Melalui kegiatan monitoring rutin seperti ini, diharapkan kondisi harga sembako di wilayah Kecamatan Cikedung dan sekitarnya tetap terkendali sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
