Serka Sukron Intensifkan Komsos di Pengauban, Ingatkan Bahaya Sampah dan Pergaulan Remaja
Indramayu – Peran aktif aparat teritorial dalam menjaga stabilitas sosial masyarakat kembali ditunjukkan oleh Babinsa Desa Pengauban, Serka Sukron, anggota Koramil 1612/Lelea. Melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos), ia turun langsung ke tengah warga untuk menyampaikan berbagai pesan penting terkait kebersihan lingkungan dan pengawasan terhadap generasi muda.
Kegiatan komsos tersebut dilaksanakan pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 09.15 WIB, bertempat di rumah salah satu warga, Tolib, di Desa Pengauban, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Serka Sukron berdialog langsung dengan masyarakat setempat guna mempererat hubungan sekaligus menyampaikan imbauan yang dinilai krusial bagi kehidupan sehari-hari.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah warga, di antaranya Tolib selaku tuan rumah, Tarsini, serta Ahmad, yang bersama warga lainnya mengikuti kegiatan dengan antusias. Komsos ini menjadi wadah interaksi langsung antara aparat dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibahas secara terbuka dan solutif.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Sukron menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya terkait kebiasaan membuang sampah. Ia mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan sekitar.
“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai kebiasaan membuang sampah sembarangan menimbulkan masalah baru seperti banjir atau penyakit,” ujarnya di hadapan warga.
Selain isu lingkungan, perhatian juga difokuskan pada kondisi sosial generasi muda. Serka Sukron mengajak para orang tua untuk lebih aktif dalam mengawasi putra-putrinya, terutama yang mulai menginjak usia remaja. Hal ini dinilai penting guna mencegah keterlibatan dalam berbagai aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Ia menegaskan bahwa peran keluarga sangat vital dalam membentuk karakter anak. Dengan pengawasan dan komunikasi yang baik, potensi penyimpangan perilaku dapat diminimalisir sejak dini.
“Anak-anak kita adalah generasi penerus. Perlu perhatian dan bimbingan agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif,” tambahnya.
Kegiatan komsos ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan desa.
Warga yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut dan mengaku merasa diperhatikan serta didukung dalam menjaga kondisi lingkungan dan sosial di desa mereka. Dialog yang berlangsung secara santai namun penuh makna ini mencerminkan sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, komsos ini juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketertiban dan kesejahteraan lingkungan desa.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk pendekatan persuasif aparat kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi permasalahan dapat dicegah sejak dini, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan sejahtera.
Melalui langkah sederhana namun berdampak besar ini, Serka Sukron menunjukkan bahwa kehadiran Babinsa bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran sosial di tengah masyarakat.
