Jelang Musim Tanam Gadu, Babinsa Ujunggebang Peltu Heryanto Pastikan Kesiapan Pompanisasi dan Debit Air Kali Sewo
Juni 09, 2026
INDRAMAYU – Menghadapi masa tanam musim Gadu (kemarau) yang membutuhkan manajemen air yang lebih intensif, jajaran Koramil 1614/Sukra bersama pemerintah desa dan pengelola irigasi melakukan langkah antisipatif. Pada Selasa (7/6/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, Babinsa Desa Ujunggebang, Peltu Heryanto, melaksanakan kegiatan pengecekan kesiapan alat pompanisasi serta monitoring debit air di wilayah Desa Ujunggebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur terkait pengelolaan sumber daya air, termasuk Kuwu Desa Ujunggebang, Bapak Sarjani; Bhabinkamtibmas, Aipda Ade; perwakilan Perum Jasa Tirta (PJT), Bapak Soipandi; Juru Air wilayah Desa Ujunggebang, Bapak Komara; Kepala Ulu-ulu, Bapak Dul; serta perangkat desa lainnya seperti Bapak Tarmidi (Raksabumi) dan Bapak Robin (Staf Desa). Fokus utama pemeriksaan adalah mesin-mesin pompa air yang berada di tiga blok strategis, yaitu Blok Balaikambang, Blok Kenyam, dan Blok Poncol, serta kondisi aliran air di Kali Sewo yang menjadi sumber utama irigasi bagi sawah-sawah di desa tersebut.
Peltu Heryanto menekankan pentingnya kesiapan teknis sebelum musim tanam dimulai secara serentak. "Mesin pompa harus dipastikan berfungsi optimal karena pada musim Gadu, ketergantungan terhadap air tanah atau air sungai sangat tinggi. Kerusakan mesin di tengah musim tanam bisa berakibat fatal bagi hasil panen," ujarnya saat meninjau lokasi. Bersama tim PJT dan juru air, Babinsa juga memeriksa kondisi saluran air untuk memastikan tidak ada penyumbatan atau kebocoran yang dapat mengurangi efisiensi distribusi air ke petak-petak sawah.
Bapak Soipandi dari PJT melaporkan bahwa debit air Kali Sewo saat ini masih dalam kategori aman untuk mendukung kebutuhan awal musim tanam, namun perlu adanya pengaturan rotasi air yang disiplin antar-blok. Sementara itu, Kuwu Sarjani menyatakan komitmen desa untuk menyediakan bahan bakar dan perawatan rutin bagi mesin-mesin pompa milik kelompok tani. "Kami berterima kasih atas pendampingan Babinsa dan koordinasi dengan PJT. Ini membantu kami merencanakan jadwal tanam dengan lebih pasti," kata Kuwu Sarjani.
Kegiatan pengecekan dan monitoring yang berlangsung selama beberapa jam tersebut berjalan dengan aman dan tertib. Tidak ditemukan kerusakan berarti pada mesin pompa, dan kondisi saluran air terpantau baik. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi dasar bagi Kelompok Tani di Desa Ujunggebang untuk memulai proses pengolahan lahan dan penanaman padi musim Gadu dengan keyakinan pasokan air yang tercukupi.
Sinergi antara TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), Pemerintah Desa, dan Pengelola Irigasi (PJT/Ulu-ulu) ini merupakan contoh nyata kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan produktivitas padi di Desa Ujunggebang tetap terjaga meski menghadapi tantangan musim kemarau. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bukti pelaksanaan tugas.
