HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pantau Harga Akhir Pekan di Pasar Singakerta, Sertu Kadani Catat Kenaikan pada Komoditas Telur dan Daging Sapi


INDRAMAYU – Memasuki hari Minggu (7/6/2026), aktivitas belanja masyarakat di pasar tradisional cenderung meningkat. Untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok, Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Sertu Kadani, melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako di Pasar Desa Singakerta, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini merupakan kelanjutan dari pemantauan rutin akhir pekan untuk mendeteksi dini adanya gejolak harga.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, Sertu Kadani mencatat bahwa harga beras tetap stabil di angka Rp15.800 per kilogram dan minyak goreng di level Rp16.000 per kilogram. Namun, terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas strategis lainnya. Harga telur ayam terpantau naik menjadi Rp38.000 per kilogram, sementara daging sapi juga mengalami kenaikan menjadi Rp150.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada gula pasir (Rp16.000/kg), bawang merah (Rp48.000/kg), bawang putih (Rp42.000/kg), dan kacang kedelai (Rp19.000/kg). Sementara itu, harga daging ayam (Rp38.000/kg) dan jagung (Rp11.000/kg) relatif tetap.

Sertu Kadani segera berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui penyebab kenaikan tersebut. Sebagian besar pedagang menjelaskan bahwa kenaikan harga telur dan daging sapi dipengaruhi oleh tingginya permintaan di hari libur serta faktor distribusi. "Kami memantau agar kenaikan harga ini masih dalam batas kewajaran dan tidak ada praktik penimbunan. Kami juga mengimbau pedagang untuk tetap transparan dalam menampilkan harga," ujar Sertu Kadani.

Para pedagang menyambut baik kehadiran Babinsa. Mereka menyatakan bahwa pengawasan dari TNI memberikan rasa aman bagi konsumen dan menjaga kepercayaan pasar. "Harga memang ikut naik karena pasokan dari pusat sedikit berkurang dan permintaan tinggi, tapi kami jual sesuai harga pasar. Ada Pak Babinsa yang cek, kami jadi lebih disiplin," kata salah satu pedagang.

Kegiatan monitoring yang berlangsung hingga selesai tersebut berjalan dalam keadaan tertib dan aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan barang atau gejolak sosial di pasar. Data harga yang dikumpulkan oleh Sertu Kadani akan dilaporkan kepada Danramil 1610/Krangkeng untuk menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pemerintah kecamatan, terutama terkait komoditas yang mengalami kenaikan tajam seperti bawang merah dan daging sapi.

Langkah proaktif Koramil 1610/Krangkeng ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap perekonomian rakyat. Dengan pengawasan yang konsisten dan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, Dinas Perdagangan, dan pelaku usaha, diharapkan stabilitas harga di Kecamatan Krangkeng dapat terjaga, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan tenang dan terjangkau. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bukti pelaksanaan tugas.
Posting Komentar