HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pantau Pasar Haurgeulis, Sertu Kusnadi Catat Harga Beras dan Bawang Merah Mengalami Kenaikan


INDRAMAYU – Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayah binaannya, Anggota Koramil 1615/Haurgeulis, Sertu Kusnadi, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako. Pada Jumat pagi (12/6/2026), pukul 08.00 WIB hingga selesai, Sertu Kusnadi melakukan pengecekan langsung ke berbagai kios dan toko sembako di desa-desa binaan Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, termasuk area sekitar Pasar Daerah Haurgeulis.

Hasil monitoring menunjukkan adanya dinamika harga pada beberapa komoditas strategis dibandingkan dengan hari sebelumnya. Harga beras medium terpantau mengalami kenaikan menjadi Rp14.000 per kilogram dari sebelumnya Rp13.000-Rp13.200. Hal serupa juga terjadi pada harga bawang merah yang naik signifikan menjadi Rp40.000 per kilogram, serta jagung yang kini dijual seharga Rp15.000 per kilogram. Kenaikan ini diduga dipengaruhi oleh fluktuasi pasokan dari daerah produsen dan tingginya permintaan pasar menjelang akhir pekan.

Untuk komoditas lainnya, seperti minyak goreng (Rp18.000/kg), kedelai lokal (Rp18.000/kg), gula pasir (Rp18.000/kg), bawang putih (Rp40.000/kg), daging sapi (Rp140.000/kg), dan daging ayam (Rp35.000/kg), harganya terpantau relatif stabil atau mengalami penyesuaian wajar sesuai dengan kondisi pasar nasional. Menariknya, harga telur ayam tercatat lebih rendah dibanding wilayah lain, yaitu di angka Rp28.000 per kilogram, yang menjadi kabar baik bagi daya beli masyarakat.

Sertu Kusnadi berdialog dengan para pedagang untuk memastikan bahwa stok barang tersedia dalam jumlah cukup dan tidak ada praktik penimbunan. Para pedagang menyatakan bahwa meskipun ada kenaikan pada beras dan bawang, pasokan barang tetap aman untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat Haurgeulis. "Kami berusaha menjual dengan harga wajar sesuai dengan modal dari distributor. Stok masih banyak, jadi warga tidak perlu khawatir," ujar salah satu pemilik kios.

Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi di pasar dan toko-toko sembako terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gejolak harga yang ekstrem atau keluhan serius dari masyarakat pembeli. Data harga yang diperoleh akan segera dilaporkan kepada Danramil 1615/Haurgeulis sebagai bahan evaluasi harian kondisi perekonomian wilayah.

Langkah rutin yang dilakukan Sertu Kusnadi ini merupakan wujud nyata peran Babinsa dalam mendukung program pengendalian inflasi daerah. Dengan pengawasan yang konsisten, Kodim 0616/Indramayu melalui Koramil 1615/Haurgeulis berkomitmen untuk memastikan bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan dasar dapat dipenuhi dengan harga yang terjangkau. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bukti pelaksanaan tugas.
Posting Komentar