Pantau Pasar Terisi, Sertu Carli Catat Harga Cabai Rawit Hijau dan Bawang Putih Masih Tinggi
Juni 12, 2026
INDRAMAYU – Guna memastikan stabilitas harga bahan pokok di wilayah binaannya, Anggota Koramil 1613/Terisi, Sertu Carli, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembako. Pada Jumat (12/6/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, Sertu Carli melakukan survei langsung ke berbagai toko dan pasar tradisional di Desa Rajasinga, Blok Terisi, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga sebagian besar komoditas strategis masih berada dalam kisaran wajar, namun terdapat beberapa item yang harganya masih relatif tinggi dibandingkan minggu sebelumnya. Harga beras terpantau stabil di angka Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng dijual seharga Rp16.000 per kilogram. Harga telur ayam juga terlihat terjangkau di level Rp30.000 per kilogram, yang menjadi kabar baik bagi daya beli masyarakat.
Namun, perhatian khusus tertuju pada harga cabai rawit hijau yang masih bertengger di angka Rp60.000 per kilogram, serta bawang putih yang dijual seharga Rp38.000 per kilogram. Komoditas lain seperti gula putih (Rp18.000/kg), cabai merah (Rp32.000/kg), bawang merah (Rp36.000/kg), daging ayam (Rp35.000/kg), dan daging sapi (Rp145.000/kg) terpantau mengalami fluktuasi kecil namun masih dalam batas toleransi pasar.
Sertu Carli berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui penyebab tingginya harga cabai dan bawang. Para pedagang menjelaskan bahwa pasokan cabai rawit dari daerah sentra produksi sedang mengalami penurunan akibat cuaca ekstrem, sehingga mendorong kenaikan harga. Sementara itu, stok barang secara keseluruhan masih tersedia cukup banyak dan tidak ada indikasi kelangkaan atau penimbunan. "Stok aman, hanya saja harga beli dari distributor memang naik sedikit. Kami harap pemerintah bisa membantu stabilisasi pasokan," ujar salah satu pemilik kios.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di pasar dan toko-toko sembako terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan adanya gejolak harga yang ekstrem atau keluhan keras dari masyarakat pembeli. Data hasil pemantauan ini akan segera dilaporkan oleh Sertu Carli kepada Danramil 1613/Terisi sebagai bahan evaluasi harian kondisi perekonomian wilayah.
Langkah rutin yang dilakukan Sertu Carli ini merupakan wujud nyata peran Babinsa dalam mendukung program pengendalian inflasi daerah. Dengan pengawasan yang konsisten, Kodim 0616/Indramayu melalui Koramil 1613/Terisi berkomitmen untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat Terisi tetap terpenuhi dengan harga yang wajar dan transparan. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bukti pelaksanaan tugas.
