HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pantau Toko Sembako Rajasinga, Serka F. Apik Catat Harga Cabai Rawit Hijau Masih Bertengger di Rp60 Ribu


INDRAMAYU – Guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah binaannya, Anggota Koramil 1613/Terisi, Serka F. Apik, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembako. Pada Minggu (14/6/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, Serka F. Apik melakukan survei langsung ke toko-toko sembako di Desa Rajasinga, Blok Karangluak, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga sebagian besar komoditas strategis terpantau stabil, namun terdapat beberapa item yang harganya masih relatif tinggi. Harga beras terpantau tetap di angka Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng dijual seharga Rp16.000 per kilogram. Harga telur ayam juga terlihat terjangkau di level Rp30.000 per kilogram, yang menjadi kabar baik bagi daya beli masyarakat di akhir pekan.

Namun, perhatian khusus kembali tertuju pada harga cabai rawit hijau yang masih bertengger di angka Rp60.000 per kilogram. Komoditas lain seperti gula putih (Rp18.000/kg), cabai merah (Rp32.000/kg), bawang merah (Rp36.000/kg), bawang putih (Rp38.000/kg), daging ayam (Rp35.000/kg), dan daging sapi (Rp145.000/kg) terpantau mengalami fluktuasi kecil namun masih dalam batas toleransi pasar.

Serka F. Apik berdialog dengan para pemilik toko untuk mengetahui penyebab tingginya harga cabai rawit. Para pedagang menjelaskan bahwa pasokan dari daerah sentra produksi masih terbatas akibat faktor cuaca, sehingga mendorong kenaikan harga. Meskipun demikian, mereka memastikan bahwa stok barang secara keseluruhan masih tersedia cukup banyak dan tidak ada indikasi kelangkaan atau penimbunan. "Stok aman, hanya saja harga beli dari distributor memang masih tinggi. Kami harap pemerintah bisa membantu stabilisasi pasokan," ujar salah satu pemilik toko.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di toko-toko sembako Desa Rajasinga terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan adanya gejolak harga yang ekstrem atau keluhan keras dari masyarakat pembeli. Data hasil pemantauan ini akan segera dilaporkan oleh Serka F. Apik kepada Danramil 1613/Terisi sebagai bahan evaluasi harian kondisi perekonomian wilayah.

Langkah rutin yang dilakukan Babinsa ini merupakan wujud nyata peran TNI dalam mendukung program pengendalian inflasi daerah. Dengan pengawasan yang konsisten, Kodim 0616/Indramayu melalui Koramil 1613/Terisi berkomitmen untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat Terisi tetap terpenuhi dengan harga yang wajar dan transparan. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bukti pelaksanaan tugas.
Posting Komentar