HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pelda Eryana Pantau Pasar Terisi, Harga Beras Stabil di Rp13 Ribu Meski Bumbu Dapur Melonjak


INDRAMAYU – Jajaran Kodim 0616/Indramayu terus konsisten melakukan pengawasan terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat pasar tradisional. Pada Sabtu (20/6/2026), Babinsa Koramil 1613/Terisi, Pelda Eryana, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembako di Pasar Terisi, Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok dan kewajaran harga bagi masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil pantauan langsung di los-los pasar, harga beras terpantau masih sangat terjangkau dan stabil di angka Rp13.000 per kilogram. Hal ini menjadi kabar baik bagi daya beli masyarakat, terutama mengingat beras merupakan komoditas utama. Selain itu, harga minyak goreng (migor) juga tercatat stabil di level Rp17.000 per kilogram, dan jagung tetap berada di harga Rp10.000 per kilogram.

Meski demikian, Pelda Eryana mencatat adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas strategis lainnya. Gula pasir dilaporkan naik menjadi Rp19.000 per kilogram, sementara kacang kedelai berada di kisaran Rp20.000 per kilogram. Tekanan harga juga terlihat pada kelompok bumbu dapur, di mana bawang merah dijual dengan harga cukup tinggi, yaitu Rp44.000 per kilogram, dan bawang putih di angka Rp40.000 per kilogram.

Untuk kategori protein hewani, telur ayam terpantau di harga Rp33.000 per kilogram, daging ayam Rp38.000 per kilogram, dan daging sapi bertahan di level Rp135.000 per kilogram. Kenaikan pada bumbu dapur dan bahan pelengkap ini diduga dipengaruhi oleh faktor distribusi dan cuaca yang mempengaruhi hasil panen petani lokal.

"Kami mencatat semua pergerakan harga ini sebagai bahan evaluasi. Jika ada lonjakan yang tidak wajar atau indikasi penimbunan, kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan pihak kecamatan untuk mengambil langkah tegas," ujar Pelda Eryana saat berbincang dengan para pedagang pasar.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di Pasar Terisi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Para pedagang tampak kooperatif dalam memberikan informasi harga, dan aktivitas jual beli berjalan normal tanpa adanya antrian panjang atau kelangkaan stok yang mencolok. Kehadiran Babinsa memberikan rasa tenang bagi warga bahwa ada pengawasan dari aparat kewilayahan.

Dandim 0616/Indramayu melalui Koramil 1613/Terisi berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan harga secara rutin dan acak di berbagai titik penjualan. Langkah proaktif ini bertujuan untuk mencegah praktik spekulasi harga dan memastikan distribusi sembako berjalan lancar. Sinergitas antara TNI, pedagang, dan masyarakat di Kecamatan Terisi ini menjadi contoh positif dalam menjaga stabilitas ekonomi mikro di tingkat desa.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas di Pasar Terisi berjalan normal. Warga setempat menyambut baik kehadiran Pelda Eryana dan berharap stabilitas harga, khususnya untuk komoditas yang masih tinggi seperti bawang merah dan gula, dapat segera kembali normal demi meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Posting Komentar