Resmi Berpisah! Alfeandra Dewangga Tinggalkan Persib Bandung, Cari Tantangan Baru Demi Kembalikan Performa Puncak
Juni 24, 2026
BANDUNG – Babak baru dalam karier sepak bola Alfeandra Dewangga akhirnya terbuka lebar. Bek berusia 24 tahun yang akrab disapa Dewa ini secara resmi mengakhiri petualangannya bersama Persib Bandung. Keputusan berat tersebut menandakan bahwa mulai musim kompetisi 2026/2027, Dewa tidak akan lagi mengenakan seragam kebanggaan warga Jawa Barat, Pangeran Biru. Perpisahan ini menjadi momen emosional bagi sang pemain, manajemen klub, serta ribuan Bobotoh yang telah memberikan dukungan tak terhingga selama satu musim terakhir.
Musim 2025/2026 yang baru saja berlalu merupakan periode yang cukup menantang bagi Dewa. Ia harus berjuang keras untuk menembus skuad utama di tengah ketatnya persaingan di lini pertahanan Persib. Meskipun sempat merasakan kesulitan mendapatkan menit bermain yang konsisten, Dewa tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dengan tampil dalam 9 pertandingan di Liga Super Indonesia dan 3 laga bergengsi di AFC Champions League Two. Namun, minimnya kesempatan bermain menjadi faktor utama yang mendorongnya untuk mencari tantangan baru demi menjaga ritme permainan dan mengembangkan potensi dirinya secara maksimal.
Dalam pernyataan resminya, Dewa mengungkapkan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen Persib Bandung. Ia mengenang bagaimana sambutan hangat dari manajemen, staf kepelatihan, hingga para sufanatik Bobotoh membantunya beradaptasi dengan cepat sejak hari pertama bergabung. Atmosfer luar biasa di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat Persib mengangkat trofi juara menjadi kenangan manis yang akan selalu ia simpan.
"Terima kasih buat keluarga besar PERSIB, jajaran pelatih, ofisial, dan manajemen karena saya bisa ikut dalam perjuangan tim selama satu musim. Perjuangan yang tidak mudah. Untuk Bobotoh, terima kasih atas sambutan dan support hangatnya dari pertama datang hingga sekarang," ujar Dewa dengan nada tulus.
Keputusan untuk hengkang bukan diambil secara impulsif. Dewa menekankan bahwa langkah ini murni didasari oleh keinginan kuat untuk mengembalikan performa terbaiknya di lapangan hijau. Ia menyadari bahwa sebagai pemain muda, konsistensi jam terbang sangat krusial untuk perkembangan karier jangka panjang. Dengan pindah ke klub baru, ia berharap dapat menemukan lingkungan yang lebih sesuai dengan gaya permainannya dan memberikannya kepercayaan penuh untuk tampil setiap minggu.
Meskipun jalur karier mereka kini berpisah, Dewa memastikan bahwa Persib Bandung akan selalu menempati ruang khusus di hatinya. Ikatan emosional dengan Kota Bandung dan para pendukungnya tidak serta merta hilang begitu saja. "Saya pergi untuk memperbaiki performa dan semoga bisa bertemu di lain kesempatan. Saya sangat mencintai PERSIB, Bobotoh, dan Kota Bandung," tambahnya.
Manajemen Persib Bandung melalui Deputi CEO, Adhitya Putra Herawan, sebelumnya telah menegaskan bahwa klub menghormati keputusan pemain dan fokus pada rekrutmen yang sesuai dengan skema pelatih Igor Tolic. Kepergian Dewa membuka peluang bagi pemain muda lainnya untuk naik kelas atau bagi manajemen untuk mendatangkan bek baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan taktis tim.
Kini, mata publik tertuju pada langkah selanjutnya Dewa. Klub mana yang akan menjadi singgahan berikutnya? Apakah ia akan tetap bertahan di Liga Indonesia atau mencoba peruntungan di liga asing? Apa pun pilihannya, doa dan dukungan dari Bobotoh tentu tetap menyertai mantan bintang Persija Jakarta ini. Persib dan Dewa mungkin sudah berpisah jalan, namun sejarah kebersamaan mereka dalam meraih gelar juara akan tetap tercatat indah dalam buku catatan prestasi Maung Bandung. Selamat berjuang, Dewa!
