HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serka Tardi Pastikan Stabilitas Pasar Haurgeulis, Harga Beras dan Bawang Merah Tetap Menggembirakan


INDRAMAYU – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat akar rumput terus dilakukan secara konsisten oleh jajaran Kodim 0616/Indramayu. Pada Sabtu (20/6/2026), Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis, Serka Tardi, kembali melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako di Pasar Haurgeulis, Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini mencatat tren positif dengan adanya penurunan harga pada beberapa komoditas strategis dibandingkan periode sebelumnya.

Berdasarkan hasil pantauan langsung di lapangan, harga beras medium terpantau tetap stabil di angka Rp13.000 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada harga bawang merah yang kini dijual seharga Rp30.000 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp35.000. Selain itu, harga daging ayam juga mengalami penurunan menjadi Rp35.000 per kilogram dari sebelumnya Rp37.000. Kondisi ini menunjukkan bahwa distribusi pasokan untuk komoditas tersebut berjalan lancar dan tidak ada hambatan berarti di rantai pasok lokal.

Meski demikian, Serka Tardi juga mencatat adanya kenaikan pada beberapa item lain. Harga gula pasir dilaporkan naik tipis menjadi Rp17.500 per kilogram dari sebelumnya Rp17.000, dan harga telur ayam juga mengalami kenaikan meski masih berada di kisaran Rp32.000 per kilogram. Sementara itu, sejumlah komoditas lainnya seperti minyak goreng tetap stabil di harga Rp17.000 per kilogram, jagung di angka Rp13.000 per kilogram, kedelai lokal Rp10.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, dan daging sapi bertahan di level Rp140.000 per kilogram.

"Kami senang melihat harga beras dan bawang merah tetap stabil atau bahkan turun. Ini meringankan beban ibu-ibu rumah tangga. Namun, kami tetap waspada terhadap kenaikan pada gula dan telur. Kami akan terus berkoordinasi dengan pedagang dan dinas terkait untuk memastikan stok tetap aman," ujar Serka Tardi saat berbincang dengan para pemilik kios.

Kegiatan pemantauan ini memiliki lima tujuan utama, yaitu:
1. Mengawasi kestabilan harga bahan pokok.
2. Mencegah penimbunan dan spekulasi harga.
3. Melindungi konsumen dari harga tidak wajar.
4. Mendukung kebijakan stabilisasi harga pemerintah.
5. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pasar.

Dengan demikian, pemantauan harga sembako dapat membantu menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi di wilayah Pasar Haurgeulis terpantau aman dan kondusif. Para pedagang tampak kooperatif dan transparan dalam menampilkan harga jual barang dagangan mereka. Tidak ditemukan adanya kelangkaan stok atau penimbunan barang yang dapat memicu gejolak harga. Aktivitas jual beli berjalan normal dengan antrean pembeli yang wajar.

Dandim 0616/Indramayu melalui Koramil 1615/Haurgeulis berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Langkah proaktif seperti pengecekan harga sembako ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Haurgeulis, serta memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar. Hingga berita ini diturunkan, aktivitas jual beli di pasar Haurgeulis berjalan normal dan lancar, dengan harapan tren penurunan harga pada komoditas tertentu dapat berlanjut.
Posting Komentar