HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serma Solihin Monitor Distribusikan 2,25 Ton Benih Padi Inpari 32 ke Poktan Mekar Tani 3, Waspadai Hama Tikus dan Penggerek


INDRAMAYU – Dukungan pemerintah terhadap petani dalam rangka kesuksesan Musim Tanam (MT) II tahun 2026 terus bergulir. Pada Jumat (19/6/2026), Babinsa Koramil 1613/Terisi, Serma Solihin, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian berupa distribusi bantuan benih padi inbrida kepada Kelompok Tani (Poktan) Mekar Tani 3 di Desa Cikedunglor, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai ini bertempat di wilayah RT 01/RW 03, Desa Cikedunglor.

Bantuan yang disalurkan sebanyak 2,25 ton (2.250 kg) benih padi varietas Inpari 32 ini ditujukan untuk menggarap lahan seluas 90 hektar yang dikelola oleh Poktan Mekar Tani 3 di bawah koordinasi Bapak Puji Jaya. Dengan perhitungan teknis, setiap hektar lahan mendapatkan alokasi benih sebanyak 25 kg, sebuah takaran standar yang direkomendasikan untuk memastikan kerapatan tanaman yang optimal tanpa membuang sumber daya.

Dalam kesempatan tersebut, Serma Solihin tidak hanya bertindak sebagai fasilitator distribusi, tetapi juga memberikan edukasi penting kepada para penerima bantuan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap serangan hama dan penyakit tanaman padi yang sering menjadi ancaman utama bagi produktivitas. Secara spesifik, Babinsa mengingatkan petani untuk waspada terhadap serangan Gropo (gerombolan) tikus dan hama penggerek batang, dua jenis hama yang dapat menyebabkan gagal panen jika tidak ditangani sejak dini.

"Benih unggul Inpari 32 memiliki potensi hasil yang tinggi, namun itu harus dibarengi dengan perawatan intensif. Saya minta bapak-bapak petani rutin memantau kondisi sawah, terutama di malam hari untuk antisipasi tikus, dan perhatikan tanda-tanda serangan penggerek pada batang padi," imbau Serma Solihin di hadapan sekitar 30 orang anggota kelompok tani.

Kegiatan distribusi ini juga dihadiri oleh sejumlah penyuluh pertanian dan petugas pengamat organisme pengganggu tumbuhan (POPT), yaitu Ibu Retno (Koordinator Penyuluh Lapangan/Korluh), Bapak Suripudin (Penyuluh Pertanian), dan Bapak Orin (POPT). Kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis lebih lanjut mengenai cara aplikasi benih dan strategi pengendalian hama terpadu. Sinergi antara Babinsa, penyuluh, POPT, dan petani menciptakan ekosistem pendukung pertanian yang kuat dan berbasis ilmu pengetahuan.

Selama kegiatan berlangsung, suasana terpantau tertib, aman, dan kondusif. Para petani menerima bantuan dengan antusias dan berkomitmen untuk menggunakan benih tersebut sesuai prosedur agar target produksi tercapai. Transparansi dalam pembagian benih juga terjaga dengan baik, memastikan setiap anggota Poktan Mekar Tani 3 mendapatkan haknya secara adil.

Dandim 0616/Indramayu melalui Koramil 1613/Terisi senantiasa mendorong jajarannya untuk aktif mendampingi petani dari tahap pra-tanam hingga panen. Distribusi benih berkualitas seperti Inpari 32 ini merupakan langkah strategis dalam program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN). Dengan pendampingan yang berkelanjutan dan peringatan dini terhadap hama, diharapkan Poktan Mekar Tani 3 di Desa Cikedunglor dapat meraih panen raya yang melimpah dan berkontribusi positif terhadap ketahanan pangan nasional.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanaman benih Inpari 32 di lahan 90 hektar tersebut sedang dipersiapkan oleh para petani dengan semangat tinggi, didukung oleh pengawasan ketat dari Babinsa dan tim penyuluh lapangan.
Posting Komentar