HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sinergi TNI-Polri dan Kesehatan: Babinsa Ujunggebang Dukung Percepatan Penurunan Stunting Melalui Edukasi dan Bantuan Gizi


INDRAMAYU – Isu stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Merespons hal tersebut, Desa Ujunggebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, menggelar Rapat Koordinasi percepatan penurunan stunting yang dikombinasikan dengan pemberian paket sembako bergizi bagi ibu hamil dan balita. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (8/6/2026), pukul 09.00 WIB hingga selesai, ini bertempat di Balai Desa Ujunggebang.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Kuwu Desa Ujunggebang, Bapak Sarjani; Babinsa setempat, Peltu Heryanto; Bhabinkamtibmas, Aipda Ade; Kepala Puskesmas Sukra, dr. Rosy Damayanti; Ahli Gizi Puskesmas, Ibu Nafsiah; Perwakilan PL KB Kecamatan Sukra, Bapak Camin; Bidan Desa, Ibu Alif; serta para kader Posyandu. Hadir pula 16 orang ibu hamil dan 16 orang anak sebagai penerima manfaat langsung dari program bantuan pangan tersebut.

Dalam sambutannya, Kuwu Sarjani menekankan komitmen desa untuk terus menekan angka stunting melalui intervensi gizi yang tepat sasaran. Sementara itu, dr. Rosy Damayanti dan ahli gizi Ibu Nafsiah memberikan materi edukasi mengenai pentingnya asupan nutrisi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Mereka menjelaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya soal makan kenyang, tetapi makan dengan gizi seimbang, termasuk protein hewani, zat besi, dan vitamin.

Peltu Heryanto, selaku Babinsa, menyatakan dukungannya penuh terhadap program ini. "TNI hadir untuk memastikan program pemerintah berjalan lancar. Kami juga mengawal distribusi bantuan agar tepat sasaran dan tidak ada hambatan di lapangan," ujarnya. Ia juga mengajak para ayah dan keluarga untuk mendukung pola asuh sehat di rumah.

Acara dilanjutkan dengan pembagian paket sembako khusus yang berisi bahan pangan bergizi tinggi bagi 16 ibu hamil dan 16 anak. Para penerima tampak antusias dan berterima kasih atas perhatian pemerintah desa serta dukungan dari Forkopimcam. "Bantuan ini sangat membantu kami memenuhi kebutuhan gizi anak dan janin. Edukasinya juga sangat bermanfaat," kata salah satu ibu hamil.

Kegiatan rapat koordinasi dan bakti sosial tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Sinergi antara TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), tenaga kesehatan, dan pemerintah desa ini menunjukkan model penanganan stunting yang komprehensif, mulai dari hulu (edukasi) hingga hilir (bantuan langsung).

Langkah proaktif Peltu Heryanto dan seluruh elemen di Desa Ujunggebang ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap generasi penerus bangsa. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan angka stunting di Kecamatan Sukra dapat turun secara signifikan, sehingga anak-anak Indramayu dapat tumbuh sehat, cerdas, dan kompetitif. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bukti pelaksanaan tugas.
Posting Komentar