HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Koramil 1617 Gabus Wetan Cetak Generasi Emas, 468 Siswa SMK N 1 Digembleng PBB dan Wasbang dalam MPLS 2026


INDRAMAYU – Lapangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Gabuswetan, yang terletak di Blok Lebiyah, Desa Rancahan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, berubah menjadi arena pelatihan karakter pada Senin pagi, 20 Juli 2026. Sejak pukul 07.30 WIB, ratusan siswa baru terlihat berbaris rapi mengenakan seragam putih-abu mereka. Suasana khidmat dan disiplin langsung terasa begitu Serka Rusyadi dan Kopda Anton Ns dari Koramil 1617/Gabuswetan melangkah masuk ke area sekolah. Kehadiran dua personel TNI ini menandai dimulainya kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 468 siswa-siswi tahun ajaran 2026/2027, dengan fokus utama pada penanaman karakter melalui Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang).

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala SMKN 1 Gabuswetan, Bapak Abdul Basyiruddin, serta para guru pendamping seperti Bapak Nanang, Bapak Diky S., dan Bapak Sura Wijaya ini, bukan sekadar formalitas awal tahun ajaran. Ini adalah upaya strategis untuk membentuk mentalitas generasi muda yang tangguh, disiplin, dan cinta tanah air. Dari total 468 peserta, terdiri dari 225 siswa laki-laki dan 243 siswi perempuan, semua terlibat aktif dalam setiap sesi pelatihan yang diberikan oleh para Babinsa.

Serka Rusyadi, sebagai instruktur utama, memulai sesi dengan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB). Di bawah terik matahari pagi, para siswa diajarkan untuk berdiri tegak, berjalan dengan kompak, dan memahami arti penting kekompakan dalam sebuah tim. "PBB bukan hanya soal gerakan fisik, tetapi tentang melatih konsentrasi, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab individu terhadap kelompok," tegas Serka Rusyadi di hadapan para siswa. Gerakan-gerakan dasar seperti sikap sempurna, hormat, dan jalan di tempat dilakukan berulang-ulang hingga terbentuk kesadaran kolektif yang kuat.

Setelah sesi fisik, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi Wawasan Kebangsaan yang tak kalah pentingnya. Serka Rusyadi secara mendalam menguraikan empat pilar utama kebangsaan Indonesia: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Para siswa dibimbing untuk memahami bahwa keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan di Indonesia adalah anugerah yang harus dijaga, bukan dipertentangkan. Melalui penjelasan yang interaktif dan mudah dipahami, para siswa diajak untuk merefleksikan peran mereka sebagai penerus bangsa dalam menjaga persatuan di tengah arus globalisasi yang kian deras.

Kehadiran TNI dalam kegiatan MPLS ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SMKN 1 Gabuswetan, Bapak Abdul Basyiruddin, menyatakan apresiasi tinggi atas keterlibatan Koramil 1617/Gabuswetan. Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan militer sangat efektif dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik atau vokasi, tetapi juga memiliki integritas moral dan nasionalisme yang tinggi. Para guru pendamping juga turut memantau jalannya kegiatan, memastikan bahwa seluruh siswa dapat menyerap materi dengan baik.

Selama kegiatan berlangsung dari pagi hingga selesai, situasi terpantau sangat tertib, aman, dan lancar. Tidak ada insiden atau gangguan yang terjadi, berkat koordinasi yang solid antara pihak sekolah, Koramil, dan kesadaran para siswa itu sendiri. Antusiasme siswa terlihat jelas dari respons mereka saat mengikuti aba-aba PBB dan ketertarikan mereka saat mendengarkan cerita-cerita perjuangan bangsa dalam sesi Wasbang.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI terus hadir di garda terdepan dalam pembinaan generasi muda. Melalui program seperti MPLS, Koramil 1617/Gabuswetan berhasil menanamkan nilai-nilai luhur bangsa sejak dini. Harapan besarnya, para siswa SMK N 1 Gabuswetan ini akan tumbuh menjadi pemuda-pemudi yang tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga siap membela dan memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semangat Pancasila yang menyala-nyala di dada mereka. Sinergi pendidikan dan pertahanan ini adalah investasi terbaik bagi masa depan Indramayu dan Indonesia secara keseluruhan.
Posting Komentar