Jaga Ketahanan Pangan, Babinsa Koptu Lukman Turun Langsung Cabut Rumput Hama di Sawah Warga Cikedung
Agustus 09, 2026
INDRAMAYU – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Di tengah terik matahari pagi, seorang prajurit TNI terlihat tidak canggung masuk ke dalam genangan air sawah. Ia adalah Koptu Lukman, Babinsa dari Koramil 1613/Terisi, yang pada Minggu (09/08/2026) melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian kepada kelompok tani di Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya monitoring dan pendampingan Musim Tanam (MT) II Tahun 2026. Fokus utama aktivitas hari itu adalah pencabutan rumput hama atau gulma yang tumbuh di sela-sela tanaman padi. Lokasi kegiatan bertempat di Blok Cidadap, Desa Cikedung, tepatnya di lahan milik Bapak Roni, seorang anggota aktif dari Kelompok Tani (Poktan) "Muncul Tani".
Sejak pukul 08.30 WIB, Koptu Lukman sudah berada di lokasi bersama para petani. Dengan mengenakan seragam dinas lapangan yang telah basah oleh keringat dan lumpur, Babinsa tersebut secara langsung membantu mencabut rumput hama yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman padi varietas Cibatu, atau yang lebih dikenal masyarakat setempat sebagai padi jenis "Kebo". Varietas ini dikenal memiliki produktivitas tinggi, namun memerlukan perawatan intensif, terutama dalam pengendalian hama dan gulma pada fase vegetatif.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani bukan sekadar formalitas kehadiran fisik, melainkan bentuk pendampingan teknis dan moral. Melalui interaksi langsung di pematang sawah, Koptu Lukman juga menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan Bapak Roni dan anggota Poktan Muncul Tani lainnya mengenai kondisi kesehatan tanaman, ketersediaan air, serta antisipasi serangan hama lain yang mungkin muncul menjelang masa panen. Pendekatan humanis seperti ini menjadi ciri khas peran Babinsa dalam pembinaan wilayah, di mana mereka tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui sektor agraris.
"Saya senang bisa membantu langsung. Ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap nasib petani. Jika tanaman padi sehat dan bebas dari gangguan rumput hama, maka hasil panen akan maksimal, dan kesejahteraan petani pun meningkat," ujar Koptu Lukman di sela-sela kegiatannya, sembari melanjutkan pekerjaannya mencabut gulma dengan cekatan.
Bapak Roni, pemilik lahan, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan semangat tersendiri bagi para petani. Selain meringankan beban kerja, kehadiran aparat TNI juga memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalani aktivitas bercocok tanam. "Alhamdulillah ada Babinsa yang mau turun tangan. Kami jadi lebih termotivasi untuk merawat sawah kami dengan lebih baik," ungkap Roni.
Kegiatan pendampingan ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif hingga selesai. Tidak ada hambatan berarti selama proses pencabutan rumput hama berlangsung. Sinergitas antara unsur TNI melalui Babinsa dan masyarakat petani di Desa Cikedung terbukti efektif dalam menjaga kelancaran operasional pertanian di masa tanam kedua tahun 2026 ini.
Komandan Kodim 0616/Indramayu melalui jajarannya terus menginstruksikan agar seluruh Babinsa di wilayah Indramayu untuk aktif melakukan pendampingan pertanian. Langkah ini sejalan dengan perintah atasannya untuk menjaga stabilitas produksi beras nasional, mengingat Indramayu merupakan salah satu lumbung padi terbesar di Jawa Barat. Dengan adanya pendampingan rutin seperti yang dilakukan Koptu Lukman di Poktan Muncul Tani, diharapkan target produksi padi di Kecamatan Cikedung dapat terpenuhi bahkan melampaui ekspektasi.
Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, pesan bahwa TNI adalah sahabat rakyat semakin menguat. Babinsa tidak hanya hadir saat ada ancaman keamanan, tetapi juga hadir saat rakyat membutuhkan bantuan untuk menggarap tanah mereka demi keberlangsungan hidup dan ketahanan pangan bangsa.
