Batuud Koramil 1610 Serka Tarkim Kawal Ketat Musyawarah Desa Kalianyar, Kunci Sukses RKPDES 2027 dan Rembuk Stunting Demi Masa Depan Indramayu!
September 24, 2026
INDRAMAYU – Gelombang antusiasme dan semangat pembangunan kembali menggema di wilayah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Pada Kamis (24/9/2026), Aula Balai Desa Kalianyar menjadi saksi bisu sebuah momen krusial yang akan menentukan arah kebijakan desa untuk tahun anggaran mendatang. Tepat pukul 10.40 WIB, Musyawarah Desa Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) Tahun Anggaran 2027 sekaligus Rembuk Stunting digelar dengan khidmat. Di tengah dinamika perencanaan strategis ini, sosok Babinsa setempat, Serka Tarkim, tampil sebagai garda terdepan yang memastikan seluruh proses berjalan demokratis, transparan, dan kondusif.
Kehadiran Serka Tarkim dalam forum tertinggi tingkat desa ini bukan sekadar formalitas protokoler semata. Sebagai representasi TNI AD dari Koramil setempat, ia membawa misi vital untuk menjamin stabilitas keamanan dan kelancaran jalannya musyawarah. Dalam laporannya kepada Dandim 0616/Indramayu, tergambar jelas bahwa sinergitas lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan acara ini. Forum tersebut dihadiri oleh jajaran lengkap pemerintahan dan keamanan, mulai dari Camat Krangkeng yang diwakili Kasi PMD Bapak Rosadi, Kuwu Desa Kalianyar Bapak Syahroni Agus, hingga Bhabinkamtibmas Bripda Vio. Kehadiran tandem pendamping desa, Bapak Iin dan Bapak Nur Zaman, serta Ketua BPD Bapak Salamun, semakin memperkuat legitimasi dan kualitas pembahasan yang dilakukan.
Fokus utama musyawarah kali ini sangatlah strategis dan menyentuh akar permasalahan masyarakat. Pembahasan RKPDES TA 2027 dirancang agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan nasional, memastikan setiap rupiah anggaran desa tepat sasaran. Namun, yang paling menyita perhatian publik adalah agenda Rembuk Stunting. Isu stunting bukan lagi sekadar masalah kesehatan, melainkan ancaman serius bagi generasi emas Indonesia di masa depan. Melalui forum ini, Serka Tarkim bersama para tokoh masyarakat dan perwakilan warga bahu-membahu merumuskan intervensi spesifik yang berbasis data dan kearifan lokal. Partisipasi aktif seluruh perangkat desa dan elemen masyarakat menunjukkan bahwa Kalianyar serius memerangi gizi buruk demi mencetak SDM unggul.
Peran Serka Tarkim dalam mengawal kegiatan ini patut mendapat apresiasi tinggi. Ia tidak hanya duduk diam mendengarkan, tetapi secara aktif menciptakan atmosfer yang aman dan tertib. Keberadaannya memberikan rasa tenang bagi peserta musyawarah untuk menyampaikan aspirasi tanpa tekanan. Sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pemerintah desa terbukti ampuh mencegah potensi gesekan kepentingan yang sering mewarnai forum perencanaan anggaran. Hasilnya, seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa hambatan berarti, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi tata kelola pemerintahan desa di Indramayu.
Keberhasilan Musyawarah Desa Kalianyar ini menjadi sinyal positif bagi akselerasi pembangunan di wilayah Kodim 0616/Indramayu. Dengan RKPDES 2027 yang telah disepakati dan komitmen penanganan stunting yang menguat, Desa Kalianyar siap melangkah lebih jauh. Serka Tarkim telah membuktikan bahwa TNI adalah mitra strategis pembangunan yang tak tergantikan. Pengawalan ketat terhadap proses demokrasi desa ini menegaskan bahwa keamanan dan kesejahteraan adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.
Masyarakat Indramayu kini menaruh harapan besar pada implementasi hasil musyawarah ini. Dokumen perencanaan yang telah disusun dengan partisipatif dan dikawal ketat oleh aparat keamanan diharapkan dapat dieksekusi dengan integritas tinggi. Kisah sukses Serka Tarkim di Aula Balai Desa Kalianyar ini layak dijadikan teladan bagi desa-desa lain. Bahwa dengan kolaborasi solid antara rakyat, pemerintah, dan TNI, tantangan seberat apa pun, termasuk stunting dan keterlambatan pembangunan, pasti dapat ditaklukkan. Indramayu bangkit, dimulai dari ruang musyawarah desa yang aman dan bermartabat.
