HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Batuud Koramil 1612 Lelea dan Kuwu Tunggulpayung 'Serbu' KDKMP, Bersihkan Lingkungan Demi Citra Positif Desa!


INDRAMAYU– Suasana pagi di Blok Telaga Dua, Desa Tunggulpayung, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, tampak berbeda pada Rabu (23/9/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, puluhan warga terlihat bersiap-siap dengan membawa sapu lidi, cangkul, dan karung sampah. Mereka bukan sedang bersiap untuk demonstrasi, melainkan mengikuti aksi gotong royong massal membersihkan lingkungan Kelompok Tani/Nelayan atau kawasan strategis yang dikenal sebagai KDKMP (Kawasan Pengembangan Masyarakat Pedesaan) setempat.

Kegiatan pembersihan lingkungan ini menjadi sorotan utama karena melibatkan sinergitas kuat antara unsur militer, pemerintah desa, dan elemen masyarakat. Danramil 1612/Lelea, yang berhalangan hadir, mewakilkannya kepada Serma Sumadi beserta anggota Koramilnya. Kehadiran Serma Sumadi memberikan semangat tersendiri bagi para peserta. Ia tidak hanya berdiri memantau, tetapi juga turun langsung membantu mengangkat sampah dan merapikan semak belukar yang selama ini dianggap mengganggu estetika dan kesehatan lingkungan.

Hadir pula Kuwu Desa Tunggulpayung, Bapak Iis Sugiyanto, beserta seluruh perangkat desa (Pamong). Kepemimpinan Bapak Iis dalam kegiatan ini menunjukkan komitmennya terhadap kebersihan desa sebagai bagian dari pelayanan publik. "Lingkungan yang bersih adalah cerminan dari masyarakat yang sehat dan beradab. Kami ingin KDKMP ini menjadi contoh bagi desa-desa lain di Lelea," tegas Kuwu Iis di sela-sela kegiatan.

Tidak ketinggalan, Ketua Koperasi Desa, Bapak Mustofa S, Sos, bersama anggotanya juga turut serta. Partisipasi elemen ekonomi kerakyatan ini menandakan bahwa kesadaran akan pentingnya lingkungan bersih telah merambah ke berbagai sektor kehidupan. Mereka menyadari bahwa lingkungan KDKMP yang asri dan tertata rapi akan meningkatkan nilai tambah bagi aktivitas koperasi dan kesejahteraan anggotanya.

Warga masyarakat Desa Tunggulpayung antusias mengikuti kegiatan ini. Mulai dari pemuda hingga orang tua, semua bahu-membahu menyapu jalan, memotong rumput liar, dan mengumpulkan sampah plastik yang berserakan. Suasana kerja sama yang erat terlihat jelas, di mana tidak ada sekat antara aparat dan rakyat. Semua bekerja dengan satu tujuan: menciptakan lingkungan yang nyaman dan bebas dari sumber penyakit.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau sangat tertib, aman, dan lancar. Tidak ada insiden atau kendala berarti yang menghambat jalannya kerja bakti. Komunikasi antara Serma Sumadi, Kuwu Iis, dan Ketua Koperasi berjalan harmonis, memastikan pembagian tugas dilakukan secara adil dan efisien. Dokumentasi kegiatan yang dilampirkan menunjukkan wajah-wajah lelah namun bahagia dari para peserta setelah berhasil mengubah tampilan KDKMP menjadi lebih bersih dan hijau.

Langkah proaktif ini merupakan wujud nyata implementasi program pembinaan teritorial TNI yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Dengan melibatkan berbagai elemen strategis seperti koperasi dan pemerintah desa, diharapkan kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh secara berkelanjutan, bukan hanya saat ada acara tertentu.

Kebersihan KDKMP Desa Tunggulpayung kini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI, Pemdes, dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan positif yang nyata. Warga berharap kondisi ini dapat dipertahankan melalui jadwal rutin kebersihan mingguan yang telah disepakati bersama.

Demikian laporan ini disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban Babinsa dan jajaran Koramil 1612/Lelea dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendekatan sosial dan lingkungan yang partisipatif. Semoga Desa Tunggulpayung terus menjadi percontohan desa bersih dan mandiri di Kabupaten Indramayu.
Posting Komentar