Gemparkan! Babinsa Serda Seoulistiyo Setiawan 'Gedor' Kantor Desa Jatimulya, Jalin Sinergitas Demi Wilayah yang Kondusif dan Aman!
September 23, 2026
INDRAMAYU – Suasana berbeda terasa di Kantor Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (23/9/2026) pagi. Bukan karena adanya kerusuhan atau konflik, melainkan kehadiran sosok berseragam loreng yang dikenal dekat dengan warga. Serda Seoulistiyo Setiawan, Babinsa Desa Jatimulya dari Koramil 1613/Terisi, tampak serius namun akrab tengah duduk bersila bersama para perangkat desa dalam sebuah forum Komunikasi Sosial (Komsos) yang intensif.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB hingga selesai ini bukan sekadar formalitas belaka. Di tengah dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks, peran Babinsa sebagai penghubung antara TNI dan rakyat menjadi sangat krusial. Serda Seoulistiyo menyadari bahwa kunci utama terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah binaannya tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga pada kekompakan dan sinergitas dengan pemerintah desa setempat.
Dalam laporannya kepada Komandan Kodim (Dandim) 0616/Indramayu, Serda Seoulistiyo menjelaskan bahwa tujuan utama dari pertemuan hangat tersebut adalah untuk mempererat tali silaturahmi. Hubungan emosional yang kuat antara Babinsa dan perangkat desa dinilai sebagai fondasi penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan di akar rumput sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar. "Kami ingin memastikan bahwa pintu komunikasi selalu terbuka. Tidak ada jarak antara TNI dan aparatur desa," ungkap sumber internal terkait semangat kegiatan tersebut.
Selain mempererat persaudaraan, agenda utama lainnya adalah membangun sinergitas operasional. Dalam diskusi yang berlangsung alot namun penuh kekeluargaan, dibahas bagaimana strategi terbaik untuk menjaga kondusifitas wilayah Desa Jatimulya. Baik Babinsa maupun perangkat desa sepakat bahwa pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan harus dilakukan secara bersama-sama. Monitoring rutin dan pertukaran informasi intelijen sosial menjadi poin penting yang disepakati bersama agar setiap ancaman terhadap ketertiban umum dapat diredam sejak dini.
Suasana di Kantor Desa Jatimulya saat itu terlihat sangat kondusif. Para perangkat desa, mulai dari Kepala Desa hingga staf administrasi, menyambut baik inisiatif Serda Seoulistiyo. Mereka merasa dihargai dan didampingi oleh pihak TNI dalam menjalankan tugas melayani masyarakat. Diskusi mengalir deras membahas isu-isu terkini di desa, mulai dari penanganan sampah, keamanan lingkungan malam hari, hingga antisipasi terhadap paham radikalisme yang mungkin menyusup ke kalangan pemuda.
Serda Seoulistiyo menekankan bahwa kehadiran TNI di desa bukan untuk mengambil alih wewenang pemerintah desa, melainkan untuk mendukung dan memperkuat kapasitas aparat desa dalam menjaga stabilitas. Dengan adanya koordinasi yang solid ini, diharapkan masyarakat Desa Jatimulya dapat merasakan dampak nyata berupa lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan tentram untuk beraktivitas sehari-hari.
Hingga kegiatan berakhir, suasana tetap terjaga dengan baik. Tidak ada insiden berarti selama proses Komsos berlangsung. Semua pihak meninggalkan ruangan dengan semangat baru dan komitmen bersama untuk terus bekerja sama demi kemajuan Desa Jatimulya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI, melalui personil Babinsanya, terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Langkah proaktif Serda Seoulistiyo Setiawan ini patut diapresiasi sebagai contoh konkret implementasi metode Binter (Binaan Teritorial) yang efektif. Dengan sinergitas yang kuat antara Babinsa dan Pemerintah Desa, diharapkan Desa Jatimulya dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kecamatan Terisi dalam hal menjaga kamtibmas.
Demikian laporan ini disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban Babinsa dalam melaksanakan tugas pokoknya. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bukti fisik pelaksanaan lapangan yang transparan dan akuntabel.
