Mendebarkan! Babinsa Serka F. Apik Turun Sawah Dampingi Panen Raya Padi IR MT II, Hasil Melimpah Milik Ibu Lusi di Desa Rajasinha!
September 23, 2026
INDRAMAYU – Pemandangan yang memukau terlihat di Blok Terisi, Desa Rajasinha, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (23/9/2026) pagi. Hembusan angin sejuk menyapu hamparan sawah yang menguning keemasan, tanda bahwa musim panen telah tiba. Di tengah kesibukan para petani yang sedang sibuk memotong batang padi, sosok berseragam loreng tampak sigap membantu dan memantau jalannya kegiatan. Ia adalah Serka F. Apik, anggota Koramil 1613/Terisi, yang hadir untuk melaksanakan pendampingan pertanian dalam rangka Musim Tanam (MT) II tahun 2026.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai ini berfokus pada panen padi varietas IR (Inpari) MT II milik salah satu warga setempat, Ibu Lusi. Kehadiran Serka F. Apik di lokasi bukan sekadar formalitas belaka, melainkan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui program pendampingan pertanian, Babinsa berusaha memastikan bahwa setiap proses dari mulai tanam hingga panen berjalan optimal, bebas dari hama, dan menghasilkan produktivitas yang maksimal.
Dalam laporannya kepada Komandan Kodim (Dandim) 0616/Indramayu, Serka F. Apik menjelaskan bahwa varietas padi IR yang ditanam oleh Ibu Lusi menunjukkan pertumbuhan yang sangat memuaskan. Bulir-bulir padi terlihat berisi penuh dan sehat, menandakan bahwa perawatan selama masa tanam telah dilakukan dengan baik. Pendampingan ini juga mencakup pengawasan terhadap penggunaan pupuk dan pestisida yang tepat guna, sehingga hasil panen tidak hanya banyak, tetapi juga berkualitas tinggi dan aman dikonsumsi.
Ibu Lusi, sebagai pemilik lahan, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kehadiran Babinsa. "Alhamdulillah, tahun ini hasilnya lebih bagus dari tahun lalu. Bantuan dan arahan dari Pak Babinsa sangat membantu kami dalam mengatasi masalah hama dan teknik perawatan," ujarnya dengan wajah berseri-seri saat menyaksikan tumpukan gabah hasil panen yang semakin menggunung.
Suasana di sawah Blok Terisi saat itu terasa sangat akrab dan penuh kekeluargaan. Serka F. Apik tidak segan-segan turun langsung ke lumpur, berbaur dengan para petani, dan bahkan membantu mengangkat karung-karung gabah yang telah dirontokkan. Sikap rendah hati dan pekerja keras ini membuat hubungan antara TNI dan masyarakat petani di Desa Rajasinha semakin erat. Warga merasa memiliki partner yang solid dalam berjuang memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan negara.
Selain memantau hasil panen, Serka F. Apik juga memanfaatkan momen ini untuk melakukan komunikasi sosial (Komsos) dengan para petani lainnya yang berada di sekitar lokasi. Ia menyampaikan informasi terbaru mengenai harga gabah di tingkat penggilingan serta mengajak petani untuk tetap menjaga solidaritas dan keamanan lingkungan selama masa panen raya berlangsung. Hal ini penting untuk mencegah potensi konflik antarpetani atau pencurian hasil panen yang kerap terjadi di musim-musim tertentu.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gangguan berarti yang menghambat proses panen. Para pekerja panen bekerja dengan semangat tinggi, didukung oleh cuaca yang cerah dan dukungan moril dari aparat kewilayahan. Dokumentasi kegiatan yang dilampirkan menunjukkan momen-momen kebersamaan yang hangat antara Serka F. Apik, Ibu Lusi, dan para petani lainnya.
Keberhasilan panen padi IR MT II di Desa Rajasinha ini menjadi bukti bahwa sinergitas antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang nyata bagi perekonomian lokal. Dengan produktivitas yang meningkat, kesejahteraan petani diharapkan juga turut terdongkrak, sehingga mereka dapat terus bersemangat menggarap lahan pertaniannya.
Demikian laporan ini disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban Babinsa dalam melaksanakan tugas pokok pembinaan teritorial bidang ketahanan pangan. Langkah proaktif seperti ini akan terus dilanjutkan di wilayah binaan lainnya untuk mendukung swasembada pangan Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai lumbung padi Jawa Barat.
