Merinding! Kapten Inf Dadang Iskandar Pimpin Doa Khusyuk di Mushola Koramil Haurgeulis, Mendoakan Keselamatan Prajurit TNI ke-81 Demi Kedaulatan NKRI!
September 24, 2026
INDRAMAYU– Suasana hening dan penuh khidmat menyelimuti Mushola Koramil 1615/Haurgeulis pada Kamis pagi (24/9/2026). Tepat pukul 08.00 WIB, sebuah momen spiritual yang mendalam terjadi saat Danramil 1615/Haurgeulis, Kapten Inf Dadang Iskandar, memimpin seluruh anggotanya bersama warga masyarakat setempat dalam kegiatan doa bersama. Acara ini bukan sekadar ritual keagamaan biasa, melainkan sebuah refleksi mendalam dan permohonan restu ilahi dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke-81. Kehadiran Kapten Dadang sebagai pemimpin doa memberikan nuansa haru dan solidaritas yang kuat antara aparat militer dan rakyat sipil.
Dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Dandim 0616/Indramayu, tergambar jelas betapa pentingnya momen ini bagi mental dan spiritual para prajurit. Di tengah tugas berat menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), doa bersama menjadi sarana untuk menguatkan iman dan tekad. Kapten Dadang Iskandar menekankan bahwa kekuatan fisik dan strategi militer harus diseimbangkan dengan kekuatan spiritual. Melalui doa-doa yang dilantunkan dengan khusyuk, seluruh anggota Koramil 1615/Haurgeulis memohon kelancaran, keberkahan, serta keselamatan dalam setiap langkah pengabdian mereka. Permohonan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dianggap sebagai tameng tak terlihat yang mampu melindungi para penjaga bangsa dari segala marabahaya.
Kehadiran warga masyarakat dalam kegiatan ini menambah makna spesial dari acara tersebut. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI tidak berdiri sendiri; mereka adalah bagian integral dari masyarakat. Doa yang dipanjatkan oleh warga merupakan bentuk dukungan moral tertinggi bagi para prajurit. Sinergi antara Danramil, seluruh anggota koramil, dan warga menciptakan atmosfer persaudaraan yang erat, menghapus sekat-sekat formalitas institusi. Warga merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mendoakan keselamatan "anak-anak" mereka yang berseragam loreng, sementara prajurit merasa semakin terpanggil untuk melindungi warga yang telah mendoakan mereka dengan tulus.
Tujuan utama dari giat ini sangat mulia: memastikan bahwa setiap tugas yang dijalankan oleh prajurit TNI dilandasi dengan niat suci dan perlindungan Ilahi. Dalam konteks HUT TNI ke-81, doa bersama ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi diri, membersihkan hati dari dendam atau rasa lelah, dan mengisi ulang semangat juang untuk tahun-tahun berikutnya. Kapten Dadang Iskandar berhasil menanamkan nilai-nilai religiusitas yang tinggi kepada anak buahnya, menjadikan Koramil 1615/Haurgeulis tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga tangguh secara spiritual.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.00 WIB ini berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Tidak ada gangguan sedikit pun, hanya alunan dzikir dan doa yang menggema di dinding-dinding mushola, menyentuh hati setiap orang yang hadir. Laporan kepada jajaran Kodim 0616/Indramayu, termasuk Kasdim, Para Staf, dan Dan Unit Intel, menegaskan bahwa stabilitas emosional dan spiritual personel terjaga dengan baik berkat kegiatan positif semacam ini.
Aksi spiritual yang dipimpin oleh Kapten Dadang Iskandar ini patut menjadi teladan bagi satuan lain. Di era modern yang serba materialistis, pendekatan spiritual seperti ini menjadi oase yang menyejukkan dan memperkuat ketahanan mental prajurit. HUT TNI ke-81 bukan hanya tentang parade kekuatan senjata, tetapi juga tentang kekuatan doa dan kebersamaan rakyat. Koramil 1615/Haurgeulis telah menunjukkan wajah TNI yang humanis, religius, dan dekat dengan hati umat. Semoga doa-doa yang telah dipanjatkan dikabulkan oleh Tuhan, sehingga para prajurit TNI dapat terus bertugas dengan selamat dan sukses dalam menjaga keutuhan bumi pertiwi. Indramayu bangga memiliki pemimpin seperti Kapten Dadang yang memahami bahwa kekuatan sejati bermula dari ketundukan kepada Sang Pencipta.
