HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pelda H. Suganda Terobos Blok Maja, Gagalkan Potensi Gangguan Kamtibmas Lewat Strategi Komsos Jitu di Desa Jambak!


INDRAMAYU– Suasana pagi yang tenang di Desa Jambak, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, mendadak berubah menjadi sorotan publik setelah seorang prajurit TNI AD melakukan manuver strategis yang dinilai sangat efektif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Pelda H. Suganda, anggota Koramil 1613/Terisi, turun tangan langsung pada Kamis (24/9/2026) pukul 09.00 WIB, menyusuri lorong-lorong pemukiman di Blok Maja untuk melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus monitoring ketat terhadap potensi gangguan ketertiban masyarakat atau yang kerap dikenal sebagai "Bangsit".

Langkah berani Pelda H. Suganda ini bukan tanpa alasan. Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, pendekatan humanis melalui Komsos dianggap sebagai senjata paling ampuh untuk mendeteksi dini segala bentuk ancaman keamanan sebelum terlambat. Dengan menyambangi warga secara door-to-door dan berkumpul di titik-titik keramaian warga Blok Maja, Pelda Suganda berhasil membangun jembatan kepercayaan yang kokoh antara aparat TNI dan masyarakat desa binaan. Kehadirannya yang ramah namun tegas membuat warga tidak canggung untuk membuka percakapan, bahkan menyampaikan keluhan-keluhan terpendam mereka.

Dalam laporannya kepada Dandim 0616/Indramayu, Pelda H. Suganda menguraikan tiga pilar utama dari misi rahasianya kali ini. Pertama, mempererat tali silaturahmi dengan warga. Ini adalah fondasi dasar agar TNI tidak dianggap sebagai sosok yang asing atau menakutkan, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Desa Jambak. Kedua, adanya pertukaran informasi dua arah. Dalam sesi ini, Pelda Suganda mendengarkan aspirasi warga sambil memberikan edukasi tentang pentingnya koordinasi jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

Poin ketiga, dan yang paling krusial, adalah monitoring wilayah guna mengajak masyarakat bersinergi menjaga kondusifitas desa. Pelda Suganda menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak warga untuk saling mengingatkan dan melaporkan jika ada aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, sehingga tindak pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin.

Hasil dari kegiatan ini sungguh mengejutkan dan melegakan. Selama proses monitoring dan dialog berlangsung, situasi di Blok Maja terpantau sangat kondusif. Tidak ditemukan adanya indikasi gesekan sosial, aksi premanisme, atau aktivitas ilegal lainnya. Warga menyambut baik inisiatif Pelda H. Suganda, karena mereka merasa dilindungi dan didengarkan. Suasana tertib, aman, dan lancar tercipta berkat kehadiran sosok Babinsa yang sigap dan peduli.

Keberhasilan Pelda H. Suganda ini menjadi bukti nyata bahwa strategi "Bhinneka Tunggal Ika" dalam konteks keamanan lokal sangat efektif. Dengan merangkul masyarakat melalui pendekatan hati ke hati, potensi gangguan kamtibmas dapat dipangkas hingga ke akarnya. Desa Jambak kini menjadi contoh kecil bagaimana sinergitas antara TNI dan rakyat dapat menciptakan zona aman yang nyaman bagi semua pihak.

Kegiatan yang berakhir dengan sukses ini meninggalkan kesan mendalam bagi warga Desa Jambak. Mereka kini lebih sadar akan peran mereka dalam menjaga keamanan lingkungan. Pelda H. Suganda pun berpesan agar semangat gotong royong dalam menjaga ketertiban ini terus dipelihara. Langkah konkret yang diambil oleh Koramil 1613/Terisi melalui personelnya ini patut diapresiasi sebagai model penanganan keamanan preventif yang modern dan humanis, menjadikan Indramayu semakin aman dan damai.
Posting Komentar