HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serka Sudono Kawal Ketat Verifikasi Aset KDKMP Tanjakan, Pastikan Tidak Ada Satu Pun Barang Hilang dari Tangan Pemda!


INDRAMAYU– Ketegangan dan kewaspadaan tinggi terasa di Kantor Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, pada Kamis (24/9/2026) siang. Tepat pukul 11.20 WIB, sebuah operasi verifikasi dan validasi (Verval) aset yang krusial dilakukan oleh Tim Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap Kelompok Usaha Bersama atau yang dikenal sebagai KDKMP (Kelompok Daya Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan). Di tengah proses pemeriksaan yang detail dan teliti ini, sosok Babinsa Desa Tanjakan, Serka Sudono, hadir sebagai penjaga gawang utama yang memastikan integritas data dan keamanan fisik aset terjaga dengan sempurna.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bapak Kisto, SE dari Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (DISKOPDAGIN) bersama empat anggotanya ini memiliki tujuan sangat strategis: melakukan audit menyeluruh terhadap sarana dan prasarana KDKMP. Tim memeriksa secara cermat setiap item barang, membandingkan antara daftar inventaris yang seharusnya diterima dengan kondisi riil di lapangan. Proses ini mencakup pengecekan barang-barang yang sudah diserahkan sebelumnya serta konfirmasi atas barang-barang yang statusnya masih pending atau belum diterima. Akurasi data menjadi kunci utama untuk mencegah kebocoran anggaran dan memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai ke tangan penerima manfaat.

Hadir dalam momen penting ini adalah Kuwu Desa Tanjakan, Bapak H. Wadi, serta Wakil Ketua KDKMP Tanjakan, Bapak Ilik, yang bertanggung jawab langsung atas pengelolaan aset tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa dalam mengelola bantuan pusat. Namun, kehadiran Serka Sudono memberikan dimensi keamanan yang berbeda. Sebagai representasi TNI AD dari Koramil setempat, Serka Sudono tidak hanya berdiri diam, tetapi aktif mengawal jalannya verifikasi agar bebas dari unsur manipulasi, tekanan pihak tertentu, atau potensi sengketa di kemudian hari. Ia memastikan bahwa setiap tanda tangan yang dibubuhkan dalam berita acara verifikasi dilakukan dengan kesadaran penuh dan berdasarkan fakta lapangan.

Selama kegiatan berlangsung, suasana terpantau sangat tertib, aman, dan kondusif. Tidak ada gejolak atau protes dari anggota KDKMP maupun warga sekitar. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan persuasif dan pengawasan preventif yang diterapkan oleh Serka Sudono berhasil menciptakan lingkungan kerja yang profesional. Sinergi antara aparat sipil (Diskopdagin), perangkat desa (Kuwu dan Wakil Ketua KDKMP), dan aparat keamanan (Babinsa) berjalan harmonis, menciptakan ekosistem pengawasan yang kuat dan sulit ditembus oleh praktik-praktik curang.

Laporan yang disampaikan kepada Dandim 0616/Indramayu ini menegaskan peran vital Babinsa dalam mendukung program pembangunan ekonomi kerakyatan. Dengan adanya pendampingan dan pengawalan dari TNI, kepercayaan publik terhadap program bantuan pemerintah semakin meningkat. Masyarakat Desa Tanjakan kini merasa lebih tenang mengetahui bahwa aset-aset produktif mereka dipantau ketat oleh negara, mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa.

Keberhasilan verifikasi ini menjadi langkah awal bagi penguatan ekonomi mandiri di Desa Tanjakan. Dengan data aset yang valid, perencanaan pengembangan usaha KDKMP dapat dilakukan lebih tepat sasaran. Serka Sudono telah membuktikan bahwa tugas Babinsa tidak hanya terbatas pada keamanan fisik, tetapi juga mencakup pengamanan program-program strategis nasional. Aksi tegas dan transparan ini patut diapresiasi sebagai model good governance di tingkat akar rumput. Indramayu kini memiliki contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat memberantas potensi korupsi kecil-kecilan dan memastikan kesejahteraan rakyat benar-benar terwujud.
Posting Komentar