Igor Tolic Bela Kakang Rudianto, Pelatih Persib Bandung Tegaskan Kritik Seharusnya Ditujukan kepada Dirinya
Bandung - Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menunjukkan sikap tegas di tengah sorotan yang mengarah kepada Kakang Rudianto. Ia menilai pemain tidak seharusnya menjadi sasaran utama ketika tim mendapatkan hasil atau tampil kurang maksimal di lapangan. Menurutnya, keputusan menurunkan pemain merupakan bagian dari tanggung jawab pelatih yang harus dipertanggungjawabkan, termasuk ketika pilihan tersebut menuai kritik dari suporter.
Sikap tersebut muncul setelah sebagian bobotoh melontarkan kritik kepada Kakang Rudianto dalam pertandingan Persib Bandung kontra Dewa United, Minggu (11/10/2026). Reaksi suporter itu menjadi perhatian karena menyangkut performa individu pemain di tengah tuntutan tinggi terhadap Maung Bandung.
Igor Tolic Tegaskan Tanggung Jawab Ada di Tangan Pelatih
Igor Tolic menegaskan bahwa dirinya merupakan sosok yang paling layak menerima kritik apabila keputusan di lapangan dianggap tidak tepat. Ia tidak ingin pemain harus menanggung tekanan sendirian, terlebih ketika mereka menjalankan instruksi yang telah diberikan oleh tim pelatih.
Pernyataan tersebut memperlihatkan dukungan Tolic kepada Kakang Rudianto. Pelatih asal Kroasia itu mengingatkan bahwa penentuan susunan pemain dan strategi pertandingan merupakan kewenangan staf pelatih, sehingga evaluasi terhadap hasil pertandingan juga semestinya mempertimbangkan keputusan tersebut.
"Jika seseorang harus dikritik, itu adalah saya, bukan para pemain, karena saya yang menempatkan para pemain di lapangan," tegas Tolic.
Pernyataan itu menjadi pesan bahwa tanggung jawab dalam sepak bola tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pemain. Performa tim merupakan hasil dari banyak faktor, mulai dari strategi, kesiapan fisik, koordinasi antarpemain, hingga pelaksanaan taktik selama pertandingan berlangsung.
Jadwal Padat Jadi Tantangan Persib Bandung
Selain memberikan pembelaan kepada Kakang, Tolic turut menyinggung tantangan yang dihadapi Persib Bandung sepanjang musim ini. Menurutnya, Maung Bandung harus membagi konsentrasi dan tenaga untuk menjalani empat kompetisi berbeda.
Kondisi tersebut membuat Persib harus mengatur persiapan dengan cermat. Rotasi pemain, pemulihan kondisi fisik, serta penyesuaian strategi menjadi bagian penting agar tim tetap mampu bersaing di berbagai ajang.
Tolic juga menyoroti perbedaan beban kompetisi yang dihadapi Persib dengan sejumlah lawan, termasuk Dewa United. Tim lawan disebut dapat memusatkan perhatian pada satu kompetisi, sehingga memiliki kesempatan untuk memaksimalkan persiapan dan pemulihan pemain.
Situasi itu menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan ketika menilai penampilan Persib. Padatnya jadwal berpotensi memengaruhi kebugaran pemain dan kesiapan tim, meskipun setiap pertandingan tetap menuntut performa terbaik.
Pesan Igor Tolic untuk Bobotoh Persib
Di tengah dukungannya kepada Kakang Rudianto, Tolic tidak menutup mata terhadap hak suporter untuk menyampaikan pendapat. Ia memahami bahwa bobotoh telah meluangkan waktu, tenaga, dan biaya untuk mendukung Persib Bandung secara langsung di stadion.
Namun, ia berharap kritik yang disampaikan tidak sampai merusak kepercayaan diri pemain. Dukungan suporter dinilai tetap memiliki peran penting dalam menjaga semangat tim, terutama ketika Persib sedang menghadapi tekanan kompetisi.
Bagi Tolic, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam sepak bola. Meski demikian, ia menginginkan agar hubungan antara pemain dan suporter tetap terjaga demi kepentingan tim secara keseluruhan.
Kakang Rudianto dan Dukungan Pelatih
Pembelaan Tolic terhadap Kakang menjadi pengingat bahwa pemain membutuhkan ruang untuk berkembang dan memperbaiki performa. Kritik dapat menjadi bahan evaluasi, tetapi penyampaiannya perlu mempertimbangkan dampak terhadap mental pemain.
Persib Bandung masih membutuhkan kontribusi seluruh anggota skuad untuk menghadapi persaingan musim ini. Karena itu, menjaga kekompakan antara pelatih, pemain, dan bobotoh menjadi hal penting agar tim dapat melewati berbagai tantangan.
Sikap Tolic menunjukkan bahwa ia siap mengambil tanggung jawab atas keputusan teknis yang dibuatnya. Kini, perhatian tertuju pada bagaimana Persib merespons tekanan tersebut dan melanjutkan perjuangan di kompetisi berikutnya.***
