Babinsa Kopda Saep Pajarudin Anggota Koramil 1613 Terisi Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Wilayah Terisi, Indramayu
November 04, 2026
INDRAMAYU – Dalam rangka memastikan stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, anggota Koramil 1613/Terisi, Kopda Saep Pajarudin, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah toko sembako di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya pemantauan perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah binaan. Melalui kegiatan ini, aparat kewilayahan berupaya memperoleh informasi langsung mengenai kondisi harga berbagai komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, Kopda Saep Pajarudin melakukan pengecekan terhadap sejumlah komoditas utama, mulai dari beras, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, hingga berbagai jenis kebutuhan pangan lainnya. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga di tingkat pedagang sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan harga yang dapat memberatkan masyarakat.
Berdasarkan hasil monitoring pada Rabu (4/11/2026), tercatat harga sejumlah kebutuhan pokok di wilayah Koramil 1613/Terisi masih bervariasi sesuai jenis komoditas.
Untuk komoditas beras, harga tercatat sebesar Rp15.000 per kilogram, minyak goreng Rp16.000 per kilogram, telur ayam Rp33.000 per kilogram, dan jagung Rp10.000 per kilogram.
Sementara itu, harga gula pasir berada di angka Rp17.000 per kilogram dan kacang kedelai Rp19.000 per kilogram. Adapun komoditas bumbu dapur, seperti bawang merah, tercatat Rp44.000 per kilogram, sedangkan bawang putih mencapai Rp40.000 per kilogram.
Untuk kebutuhan protein hewani, harga daging ayam terpantau sebesar Rp38.000 per kilogram. Sementara itu, daging sapi tercatat menjadi komoditas dengan harga tertinggi dalam daftar pemantauan, yakni mencapai Rp135.000 per kilogram.
Monitoring harga kebutuhan pokok tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pengawasan kondisi perekonomian masyarakat di tingkat wilayah. Informasi yang diperoleh dari lapangan dapat menjadi bahan laporan kepada komando atas sekaligus gambaran mengenai perkembangan harga pangan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian TNI melalui aparat kewilayahan terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga. Sebagai ujung tombak satuan teritorial, Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga berperan aktif memantau berbagai perkembangan yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Dengan adanya pemantauan secara berkala, diharapkan perkembangan harga kebutuhan pokok dapat diketahui lebih dini. Apabila ditemukan perubahan harga yang cukup signifikan, informasi tersebut dapat segera dilaporkan sebagai bahan pertimbangan bagi pihak terkait dalam mengambil langkah antisipasi.
Selain itu, kegiatan monitoring diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan koordinasi antara aparat TNI dengan para pedagang serta masyarakat. Hubungan yang baik tersebut menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.
Koramil 1613/Terisi melalui kegiatan kewilayahan akan terus mendorong kepedulian terhadap berbagai persoalan masyarakat, termasuk perkembangan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok.
Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pada hari tersebut, monitoring dan pengecekan harga sembako di wilayah Koramil 1613/Terisi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terpantau sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan harga pangan serta kebutuhan sehari-hari dengan lebih baik.
