HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Hadiri Mini Lokakarya PPS di Kecamatan Bangodua, Dukung Edukasi Kesehatan Pasca Melahirkan


Indramayu – Komitmen aparat kewilayahan dalam mendukung program kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kehadiran Babinsa dalam kegiatan mini lokakarya yang digelar di Aula Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu. Pada Rabu, 2 Juli 2025, pukul 09.00 WIB, Serka Dirsan dari Koramil 1606/Tukdana mewakili Danramil menghadiri undangan acara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan pasca persalinan.

Acara mini lokakarya yang difokuskan pada edukasi pasca melahirkan ini digelar oleh UPTD PLPKB Kecamatan Bangodua dan menghadirkan berbagai narasumber dari lintas sektor. Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai topik penting terkait penanganan ibu pasca melahirkan, termasuk perawatan bayi baru lahir, pemberian ASI eksklusif, dan pentingnya pemantauan kesehatan ibu untuk mencegah komplikasi.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah unsur penting di tingkat kecamatan, di antaranya Serka Dirsan mewakili Danramil 1606/Tukdana, Kepala UPTD PLPKB yang diwakili oleh Kasubbag TU Bapak Wawan, Sekretaris Camat Bangodua Ibu Yayan, serta Kepala UPTD Puskesmas Bangodua drg. Maya. Turut hadir pula para ketua kader Posyandu dan kader kesehatan perempuan dari seluruh wilayah Kecamatan Bangodua.

Tema yang diangkat dalam mini lokakarya ini adalah “Pentingnya Pendampingan Kesehatan Pasca Persalinan untuk Ibu dan Bayi.” Materi yang disampaikan menekankan pada aspek edukatif dan pencegahan dini, yang dinilai sangat penting dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di pedesaan.

Serka Dirsan dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. “Sebagai Babinsa, kami mendukung penuh kegiatan kesehatan dan siap menjadi mitra strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga, terutama dalam isu-isu penting seperti kesehatan ibu dan anak,” ujar Serka Dirsan.

Peserta lokakarya, yang mayoritas terdiri dari kader Posyandu, menyambut baik materi yang diberikan dan berharap kegiatan semacam ini rutin dilaksanakan. Mereka menilai edukasi semacam ini sangat membantu dalam meningkatkan pemahaman warga tentang pentingnya perawatan pasca persalinan yang benar, termasuk pencegahan stunting sejak dini.

Kepala UPTD Puskesmas Bangodua, drg. Maya, menambahkan bahwa kerja sama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan aparat kewilayahan merupakan kunci dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dan lingkungan dalam mendukung ibu yang baru melahirkan agar tetap sehat dan kuat secara fisik maupun mental.

Kegiatan mini lokakarya ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh antusias dari para peserta. Dengan berlangsungnya acara ini, diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun keluarga sehat, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung program prioritas nasional di bidang kesehatan ibu dan anak di wilayah Kabupaten Indramayu.

Posting Komentar