Babinsa Pelda Eryana Gaspol Dampingi Petani Tanam Padi 1 Hektare, Percepat MT I 2026 di Indramayu
Februari 14, 2026
Indramayu – Semangat ketahanan pangan nasional kembali terlihat nyata di pelosok pedesaan Kabupaten Indramayu. Pelda Eryana, Babinsa Koramil 1613/Terisi yang dikenal aktif mendampingi warga, kembali turun langsung ke sawah untuk mendukung program Luas Tambah Tanam (LTT) padi. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, di persawahan Blok Tarikolot, Desa Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.
Dalam pendampingan tersebut, Pelda Eryana secara intensif mengawal proses tanam padi di lahan seluas 1 hektare milik Bapak Yana, seorang petani setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan Musim Tanam (MT) I tahun 2026, di mana pemerintah dan TNI AD bahu-membahu memastikan petani dapat menanam lebih cepat dan optimal. Desa Cikedung Lor sendiri dikenal sebagai salah satu sentra pertanian padi di wilayah Kecamatan Cikedung, dengan potensi panen tinggi meski sering menghadapi tantangan iklim dan air.
Pelda Eryana menjelaskan bahwa kehadirannya di lapangan bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen TNI untuk mendukung swasembada pangan. "Kami Babinsa hadir untuk memotivasi petani, membantu proses tanam, dan memastikan program pemerintah berjalan lancar. Percepatan MT I ini penting agar produksi padi meningkat dan stok beras nasional terjaga," ujar Pelda Eryana saat ditemui usai kegiatan.
Menurutnya, pendampingan seperti ini sudah menjadi rutinitas Koramil 1613/Terisi di berbagai desa binaan, termasuk di wilayah Cikedung Lor yang memiliki tradisi pertanian kuat. "Petani seperti Bapak Yana ini luar biasa, dengan lahan 1 hektare saja mereka berkontribusi besar. Kami hanya membantu agar semuanya tertib, aman, dan sesuai target luas tambah tanam," tambahnya.
Bapak Yana, pemilik lahan yang didampingi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Babinsa. "Terima kasih banyak kepada Pak Pelda Eryana dan TNI yang selalu turun ke sawah. Dengan pendampingan ini, kami petani merasa lebih semangat dan yakin bisa capai hasil maksimal. Program LTT ini benar-benar membantu kami menambah luas tanam di awal musim," kata Bapak Yana dengan penuh haru.
Kegiatan pendampingan berjalan tertib dan aman, tanpa kendala berarti. Pelda Eryana juga memastikan petani menerapkan teknik tanam yang baik, termasuk penggunaan benih unggul dan pengelolaan air yang efisien, sesuai arahan Dinas Pertanian setempat. Hal ini sejalan dengan target nasional untuk meningkatkan produksi padi melalui LTT, di mana Kabupaten Indramayu sering menjadi barometer ketahanan pangan Jawa Barat.
Keberhasilan program ini tak lepas dari sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat petani. Di Indramayu, Babinsa Koramil 1613/Terisi seperti Pelda Eryana telah menjadi figur dekat dengan warga, tidak hanya dalam urusan pertanian, tetapi juga berbagai aspek kehidupan masyarakat. Pendampingan di Desa Cikedung Lor ini menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga ikut membangun ketahanan pangan dari akar rumput.
Dengan semangat gotong royong seperti ini, diharapkan percepatan MT I 2026 di Indramayu dapat melampaui target, sehingga petani sejahtera dan stok pangan nasional semakin kokoh. Pelda Eryana dan rekan-rekannya siap terus turun ke sawah, mendampingi petani demi Indonesia yang mandiri pangan.
