HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

H. Sukadi Gaungkan “Perubahan dan Beberes” di Rancamulya, Lolos Verifikasi Calon Kuwu


INDRAMAYU – Desa Rancamulya, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, bersiap menyambut Pemilihan Kuwu (Pilwu) 2025 dengan semangat baru. Pada Kamis (13/11/2025), panitia pemilihan bersama unsur Kecamatan, BPD, Polsek, Koramil, dan Dinas Kesehatan melaksanakan verifikasi berkas bakal calon Kuwu di Kantor Desa Rancamulya. Proses ini menjadi langkah krusial untuk memastikan kandidat yang akan memimpin desa selama delapan tahun ke depan memenuhi syarat administratif dan moral.

Verifikasi berkas berlangsung tertib dan transparan, dihadiri oleh berbagai pihak yang memastikan proses berjalan sesuai Peraturan Bupati Indramayu Nomor 30 Tahun 2025. Salah satu nama yang mencuat adalah H. Sukadi, bakal calon Kuwu yang mengusung visi “Untuk Perubahan dan Beberes”. Bersama pasangannya, Siti Nurjanah, ia hadir dengan tekad kuat untuk membawa pembaruan di Rancamulya.

H. Sukadi memperkenalkan tagline PASTI—Profesional, Amanah, Sigap, Transparan, dan Integritas—sebagai pijakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih. Visi ini disambut antusias oleh warga yang mendambakan pelayanan publik yang lebih cepat dan tanggap. “Kami ingin desa yang tertib dan maju, dengan pemerintahan yang benar-benar melayani rakyat,” ujar H. Sukadi usai verifikasi.

Program yang ditawarkan H. Sukadi dan Siti Nurjanah menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari pengurusan dokumen kependudukan seperti KTP, KK, dan akta kelahiran hingga layanan Ulu-Ulu dan Mitra Cai, semua digratiskan untuk meringankan beban warga. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Rancamulya.

Proses verifikasi ini bukan sekadar pemeriksaan dokumen, tetapi juga cerminan komitmen panitia untuk menjaga integritas demokrasi desa. Ketua panitia, Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa setiap berkas diperiksa secara teliti. “Kami memastikan semua berjalan transparan dan sesuai regulasi. Tidak ada ruang untuk kecurangan,” katanya, menegaskan prinsip keadilan dalam Pilwu.

Antusiasme warga Rancamulya terlihat dari kehadiran mereka yang memantau proses verifikasi. “Kami ingin pemimpin yang amanah dan bisa membawa perubahan nyata. Semangat H. Sukadi memberi harapan baru,” ungkap Suryadi, seorang warga. Dukungan ini memperkuat posisi H. Sukadi sebagai kandidat yang diharapkan mampu mewujudkan desa yang lebih berdaya saing.

Pilwu 2025 di Rancamulya juga menjadi ajang adu gagasan. Panitia mengajak para bakal calon untuk mempresentasikan program terbaik tanpa menimbulkan konflik. “Kami harap kontestasi ini menjadi sarana menyampaikan visi untuk kemajuan desa, bukan ajang perpecahan,” ujar Ahmad Fauzi. Imbauan ini sejalan dengan semangat menjaga kondusivitas selama proses pemilihan.

H. Sukadi dan Siti Nurjanah menegaskan komitmen mereka untuk menjalani Pilwu dengan sportivitas. “Kami mengedepankan kejujuran dan keterbukaan. Yang terpenting, Rancamulya harus bersatu untuk masa depan yang lebih baik,” kata Siti Nurjanah. Pesan ini mendapat sambutan hangat dari warga yang mendambakan pemimpin yang dekat dengan rakyat.

Panitia juga mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan menjaga suasana damai. “Mari jadikan Pilwu ini sebagai sarana menyalurkan aspirasi secara santun. Kebersamaan adalah kunci keberhasilan,” tambah Ahmad Fauzi. Proses verifikasi yang sukses menjadi langkah awal menuju pesta demokrasi yang bermartabat di Rancamulya.

Dengan lolosnya H. Sukadi dalam tahapan verifikasi, harapan untuk perubahan di Desa Rancamulya kian mengemuka. Semangat “Perubahan dan Beberes” yang digaungkannya menjadi angin segar bagi warga yang menginginkan desa yang tertib, maju, dan sejahtera. Pilwu 2025 kini menjadi panggung untuk mewujudkan visi bersama menuju Rancamulya yang lebih baik. (Ade)
Posting Komentar