HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Perkuat Kompetensi Guru Polindra Dukung Pelatihan Coding dan Kecerdasan Artifisial (Al) Seluruh Guru SMA di Kabupaten Indramayu

Pelatihan Coding dan Kecerdasan Artifisial (AI) bagi guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Informatika SMA Seluruh Kabupaten Indramayu resmi digelar selama dua hari, Kamis–Jumat, 13–14 November 2025. 

Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi guru informatika dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin cepat, sekaligus memperkaya metode pembelajaran di sekolah. 

Materi pelatihan mencakup pemrograman dasar hingga lanjutan serta pemanfaatan AI dalam kegiatan belajar mengajar.

Ketua pelaksana kegiatan, Muhamad Mustamiin, S.Pd., M.Kom., yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Program Studi D3 Teknik Informatika Senin 17 November 2025 kepada awak media menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis guru, tetapi juga mendorong transformasi pembelajaran di SMA. Kami ingin para guru memiliki pengalaman langsung mengintegrasikan teknologi modern ke dalam kelas. 

Kompetensi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk memastikan pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Kegiatan pelatihan diikuti oleh 45 peserta yang berasal dari berbagai SMA di Kabupaten Indramayu serta beberapa peserta dari Kabupaten Majalengka. 

Kehadiran para guru dari dua wilayah tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan penguatan kapasitas di bidang informatika, khususnya dalam menyiapkan peserta didik menghadapi era digital. Sepanjang pelatihan, peserta terlibat aktif dalam berbagai sesi materi dan praktik yang mengedepankan keterampilan aplikatif, jelasnya.

Lebih lanjut, Mustamiin menegaskan bahwa pelatihan ini sejalan dengan arah pembangunan nasional. Program ini kami harapkan menjadi bagian dari percepatan Asta Cita ke-4 dan ke-5, sekaligus mendukung Program Prioritas Presiden. Hal ini juga sangat relevan dengan SDGs 4 yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dan setara. Selain itu, fokus pelatihan ini selaras dengan Rencana Induk Riset Nasional 2017–2045 di bidang Informatika dan Komunikasi. Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat kapasitas guru untuk menghadirkan pembelajaran inovatif dan berorientasi masa depan.

Budi Rahayu, M.Kom., selaku Ketua federasi Guru TIK & KKPI Nasional (FGTIKKNAS) menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk meningkatkan kompetensi dalam menghadapi mata pelajaran baru, yaitu Koding dan Kecerdasan Artifisial. 

Sebagai kepala sekolah di salah satu SMA Negeri di Provinsi Jawa Barat, ia menilai materi yang baru dirilis oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemdikdasmen (Puskurjar Kemdikdasmen) membutuhkan kesiapan dan pendampingan, sehingga pelatihan ini menjadi penguatan signifikan bagi guru dalam penerapannya di kelas maupun di lingkungan federasi.

Budi Rahayu, M.Kom., berharap pelatihan serupa dapat terus berlanjut dengan materi yang lebih mendalam dan aplikatif, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri para guru ketika menyampaikan materi kepada siswa di sekolah masing-masing. Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pendidik merupakan langkah strategis untuk memastikan implementasi kurikulum baru berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi pengembangan kemampuan literasi digital peserta didik diseluruh Indonesia.Pungkasnya
Posting Komentar