HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serka Hasrul Pantau Harga Sembako di Pasar dan Kios Wilayah Haurgeulis


Anggota Koramil 1615/Haurgeulis, Serka Hasrul, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako di pasar daerah dan kios/toko sembako wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya monitoring stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

Pemantauan dilaksanakan pada Minggu, 30 November 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Serka Hasrul menyasar sejumlah kios dan toko sembako yang berada di desa-desa binaan di wilayah Kecamatan Haurgeulis untuk memperoleh data harga terkini secara langsung.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD melalui jajaran Koramil 1615/Haurgeulis dalam membantu pemerintah daerah menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya terkait ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga beras medium mengalami penurunan dari Rp13.200 per kilogram menjadi Rp13.000 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng tercatat tetap stabil di angka Rp17.000 per kilogram.

Komoditas lainnya seperti jagung dan kedelai lokal juga terpantau stabil. Jagung dijual dengan harga Rp13.000 per kilogram, sedangkan kedelai lokal berada di harga Rp10.000 per kilogram tanpa mengalami perubahan signifikan.

Namun demikian, masih terdapat beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga. Gula pasir tercatat naik dari Rp17.000 menjadi Rp17.500 per kilogram, sedangkan telur ayam mengalami kenaikan dan berada di kisaran Rp32.000 per kilogram.

Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga. Bawang merah yang sebelumnya berada di harga Rp35.000 per kilogram turun menjadi Rp30.000 per kilogram. Daging ayam juga tercatat turun dari Rp37.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Untuk komoditas bawang putih dan daging sapi, harga masih relatif stabil. Bawang putih dijual dengan harga Rp40.000 per kilogram, sementara daging sapi tetap berada di kisaran Rp140.000 per kilogram.

Menurut Serka Hasrul, pemantauan harga sembako ini bertujuan untuk mengetahui langsung kondisi pasar serta mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat. Data yang diperoleh akan dilaporkan kepada komando atas sebagai bahan evaluasi dan koordinasi lintas sektor.

Dengan adanya kehadiran Babinsa di tengah-tengah aktivitas perdagangan masyarakat, diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok.

Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi di pasar dan kios sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis terpantau aman dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala, dan dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bahan laporan.

Posting Komentar