Tanam Padi Golden Digelar di Cikedunglor, Yonif TP-889 Bersama Kementerian Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Indramayu kembali menunjukkan perannya sebagai lumbung pangan nasional. Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan Tanam Perdana lahan pertanian Demplot Yonif TP-889/Gagak Winangsih Kompi Pertanian yang digelar di Desa Cikedunglor, Blok Lunggadung, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, pada Senin (19/1/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi langkah nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan kementerian terkait dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Tanam perdana dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 1.960 meter persegi dengan metode budidaya IPHA (Intensifikasi Padi Hemat Air) menggunakan varietas Padi Golden. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Yonif TP-889/Gagak Winangsih dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk–Cisanggarung, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Pertanian.
Komandan Yonif TP-889/Gagak Winangsih, Mayor Inf Bagus Prabowo, hadir langsung memimpin kegiatan tersebut. Ia didampingi Wakil Komandan Yonif Kapten Inf Afrian Satria Nugraha. Kehadiran pimpinan satuan ini menegaskan keseriusan TNI AD dalam mengambil peran aktif di sektor pertanian, khususnya dalam mendukung swasembada pangan yang menjadi program strategis nasional.
Menurut Mayor Inf Bagus Prabowo, pemanfaatan metode IPHA merupakan solusi tepat di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya air. “Dengan sistem IPHA, penggunaan air menjadi lebih efisien namun tetap mampu menghasilkan produktivitas yang optimal. Ini sangat relevan untuk wilayah Indramayu yang menjadi sentra pertanian,” ujarnya di sela kegiatan.
Turut hadir Camat Cikedung, Dadang Supriatna, S.IP., M.Si., yang memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia menilai keterlibatan TNI melalui Kompi Pertanian Yonif TP-889 memberikan dampak positif, tidak hanya pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga pada motivasi petani di wilayahnya.
“Kegiatan ini menjadi contoh sinergi yang baik antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Harapannya, demplot ini bisa menjadi percontohan bagi petani lain di Kecamatan Cikedung,” kata Dadang Supriatna.
Dari unsur kewilayahan, Danposramil Cikedung Peltu Wawan H bersama para Babinsa turut hadir dan mendampingi jalannya kegiatan. Kehadiran Koramil menunjukkan peran aktif aparat teritorial dalam mendukung program pembangunan, sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Perwakilan BBWS Cimanuk–Cisanggarung juga ambil bagian, di antaranya Agus selaku Leader RIMP serta Nur Haedah sebagai Leader Agronomi. Keduanya menekankan pentingnya integrasi pengelolaan sumber daya air dengan teknologi pertanian modern untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Sebanyak 59 personel Kompi Pertanian Yonif TP-889/Gagak Winangsih yang dipimpin DPP Serda Yiyi turut terlibat langsung dalam kegiatan tanam perdana. Selain itu, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Cikedung serta Kadirin selaku pemilik lahan IPHA juga ikut berpartisipasi aktif.
Kegiatan diawali dengan peninjauan lahan, dilanjutkan penanaman padi secara simbolis oleh unsur pimpinan dan instansi terkait. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan lancar, mencerminkan kesiapan semua pihak dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Melalui kegiatan Tanam Perdana Padi Golden ini, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Cikedung dapat meningkat sekaligus menjadi model pengembangan pertanian modern berbasis kolaborasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai motor penggerak pembangunan dan ketahanan pangan nasional..
