HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Koramil Lelea Temukan Mayat Wanita Mengambang di Bendungan Remen Tamansari: Identitas Masih Misteri


Indramayu – Penemuan mayat seorang perempuan yang mengambang di Bendungan Remen, Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, menghebohkan warga setempat pada Sabtu pagi. Mayat dalam kondisi sudah membusuk itu ditemukan oleh masyarakat sekitar dan langsung dilaporkan, memicu respons cepat dari aparat kepolisian dan anggota Koramil 1612/Lelea.

Pada hari Sabtu tanggal dua puluh satu Februari dua ribu dua puluh enam, mulai pukul setengah sembilan pagi hingga selesai, Peltu Rudiyanto dan Serda Yusuf, anggota Koramil 1612/Lelea, turun ke lokasi untuk mengecek laporan awal penemuan mayat perempuan yang identitasnya belum diketahui. Kejadian ini terjadi di Bendungan Remen, Blok Tegal Bedug, RT/RW dua puluh dua nol empat, Desa Tamansari, Kecamatan Lelea.

Masyarakat yang pertama kali menemukan langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama kemudian, petugas Polsek Lelea bersama anggota Koramil mendatangi tempat kejadian perkara. Di sana, mereka menemukan jenazah perempuan mengambang di permukaan bendungan dalam kondisi sudah mengalami pembusukan. Penyebab kematian belum diketahui dan masih dalam penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.

Setelah melakukan pengamanan lokasi, aparat gabungan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan warga sekitar. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Indramayu pukul sebelas empat puluh pagi untuk dilakukan autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian serta mengidentifikasi identitas korban.

Langkah-langkah yang dilakukan aparat meliputi penerimaan laporan, mendatangi TKP, pengamanan lokasi, pengumpulan keterangan saksi, serta pelaporan ke satuan masing-masing. Kegiatan berjalan lancar dan aman tanpa kendala berarti.

Unsur yang hadir di lokasi antara lain Kapolsek Lelea AKP Heriyanto S.H, perwakilan Danramil 1612/Lelea Peltu Rudiyanto dan Serda Yusuf, perwakilan Camat Lelea Bapak Uus Sugiarto S.Sos, tim Inafis Polres Indramayu, tim Tanggap Darurat Kabupaten Indramayu, serta Kuwu Desa Tamansari dan Kuwu Desa Telagasari.

Peran aktif Babinsa dalam kejadian ini menunjukkan sinergi yang baik antara TNI AD, Polri, dan pemerintah desa dalam menangani situasi darurat serta menjaga ketertiban masyarakat. Pendekatan cepat dan terkoordinasi ini diharapkan dapat membantu proses identifikasi korban serta mengungkap kasus secara tuntas.

Warga sekitar Bendungan Remen diminta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV jika ada, serta identifikasi melalui sidik jari, ciri fisik, dan data orang hilang.

Penemuan mayat ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama di area bendungan atau sungai yang sering digunakan sebagai tempat pembuangan atau rekreasi. Aparat keamanan setempat berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif sambil menunggu hasil autopsi dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Kegiatan pendampingan dan pengamanan oleh Koramil 1612/Lelea ini dilengkapi dokumentasi foto sebagai bukti lapangan. Masyarakat diimbau untuk melaporkan informasi terkait jika memiliki petunjuk yang dapat membantu pengungkapan kasus.
Posting Komentar