Babinsa Serda Hasan Alek Kawal Sertijab Dramatis di Sidadadi, Tonggak Baru Kepemimpinan Desa Resmi Dimulai
Indramayu – Pergantian kepemimpinan Desa Sidadadi, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jumat (13/2/2026), berlangsung khidmat dan penuh makna. Di balik prosesi serah terima jabatan (sertijab) Kuwu dari H. Komarudin kepada Hj. Sarwi untuk periode 2026–2034, sosok Babinsa Desa Sidadadi, Serda Hasan Alek P., turut menjadi perhatian dalam mengawal jalannya kegiatan hingga tuntas.
Bertempat di Aula Kantor Desa Sidadadi sejak pukul 09.00 WIB, rangkaian acara berjalan tertib dengan dihadiri unsur Forkopimcam dan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran Babinsa bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi representasi komitmen TNI dalam memastikan stabilitas wilayah tetap terjaga di tengah momentum penting transisi kepemimpinan desa.
Sertijab ini menjadi tonggak baru bagi masyarakat Sidadadi. Setelah menjabat pada periode sebelumnya, H. Komarudin secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Hj. Sarwi yang kini dipercaya masyarakat memimpin desa hingga 2034. Prosesi penandatanganan berita acara dan penyerahan memori jabatan menjadi simbol berakhirnya satu bab kepemimpinan dan dimulainya babak baru pembangunan desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Haurgeulis Rori Firmansah, S.STP., M.Si., Sekretaris Kecamatan Nanang Fauzi R., M.A.P., Ketua BPD Desa Sidadadi Abdul Gofur beserta anggota, Bhabinkamtibmas Bripka Tarjono, Ketua MUI Kecamatan Haurgeulis Bahruddin, seluruh pamong desa, serta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda.
Dalam sambutannya, Camat Haurgeulis menegaskan bahwa jabatan kuwu bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Ia berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan program-program strategis serta memperkuat pelayanan publik di tingkat desa.
Sementara itu, Babinsa Serda Hasan Alek P. tampak aktif memantau jalannya acara dari awal hingga selesai. Kehadirannya mencerminkan sinergitas antara TNI dan pemerintah desa dalam menjaga kondusivitas wilayah. Dalam konteks pembangunan desa, peran Babinsa tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam pembinaan teritorial.
Momentum sertijab ini juga menjadi ajang konsolidasi seluruh unsur masyarakat. Ketua BPD dan tokoh masyarakat menyampaikan harapan agar kepemimpinan Hj. Sarwi mampu membawa Desa Sidadadi semakin maju, baik dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan warga, maupun penguatan nilai-nilai kebersamaan.
Di sisi lain, suasana acara berlangsung penuh kehangatan. Para undangan mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib, mulai dari pembukaan, sambutan-sambutan, hingga doa bersama. Tidak terlihat adanya gesekan atau dinamika negatif, menandakan proses demokrasi di tingkat desa berjalan dewasa dan matang.
Bagi warga Sidadadi, pergantian kuwu bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi dan harapan baru. Kepemimpinan Hj. Sarwi diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, termasuk optimalisasi dana desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan ketahanan sosial.
Peran Babinsa dalam momentum seperti ini dinilai strategis. Keberadaan Serda Hasan Alek P. di tengah masyarakat menjadi simbol hadirnya negara dalam setiap dinamika desa. Sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pemerintah desa diyakini menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas dan mendorong percepatan pembangunan.
Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan aman, tertib, dan lancar. Sertijab yang berlangsung tanpa hambatan tersebut menjadi cerminan soliditas antar unsur pemerintahan dan masyarakat di Desa Sidadadi.
Dengan resmi bergantinya kepemimpinan, Desa Sidadadi kini memasuki fase baru. Tantangan pembangunan menanti, namun dengan dukungan seluruh elemen masyarakat serta pengawalan aparat teritorial seperti Babinsa, harapan untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera kian terbuka lebar.
