HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serda Yusuf Gaspol Dampingi Petani di Telagasari Lelea, Tanam Padi 600 Bata Varietas Kebo/Inpara demi Percepatan LTT Musim Tanam I 2026


Indramayu – Dedikasi Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali terpampang nyata di wilayah Kecamatan Lelea. Serda Yusuf, anggota Koramil 1612/Lelea, turun langsung ke sawah untuk mendampingi kegiatan Pendampingan Pertanian Luas Tambah Tanam (LTT) padi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, di persawahan Blok Telakop, Desa Telagasari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.

Pendampingan difokuskan pada lahan seluas 600 bata milik Bapak H. Sukanta, seorang petani senior yang menanam padi varietas unggul Kebo dan Inpara. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan Musim Tanam (MT) I tahun 2026 di wilayah Kecamatan Lelea, di mana pemerintah daerah dan TNI AD bersinergi memastikan petani dapat menanam lebih luas dan tepat waktu guna meningkatkan produksi padi nasional.

Serda Yusuf menjelaskan bahwa kehadirannya di lapangan bertujuan untuk memotivasi petani serta memastikan proses tanam berjalan optimal. "Kami Babinsa mendampingi langsung agar petani seperti Bapak H. Sukanta merasa didukung. Varietas Kebo dan Inpara ini memang tahan terhadap hama dan cocok dengan kondisi tanah di Lelea, tapi butuh perawatan intensif di awal tanam. Dengan LTT ini, kami targetkan penambahan luas tanam signifikan di kecamatan ini," ujar Serda Yusuf saat ditemui di sela kegiatan.

Menurutnya, Desa Telagasari dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Kecamatan Lelea dengan potensi irigasi yang cukup baik. Namun, petani sering menghadapi tantangan cuaca dan ketersediaan air di awal musim. "Pendampingan seperti ini membantu petani menerapkan teknik tanam yang benar, memilih benih berkualitas, dan mengelola air secara efisien. Hasilnya, diharapkan panen lebih melimpah dan petani lebih sejahtera," tambah Serda Yusuf.

Bapak H. Sukanta, pemilik lahan yang didampingi, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas peran Babinsa. "Alhamdulillah, Pak Serda Yusuf selalu hadir setiap musim tanam. Dengan pendampingan ini, saya lebih yakin lahan 600 bata saya bisa menghasilkan optimal. Program LTT sangat membantu petani kecil seperti kami untuk menambah luas tanam dan meningkatkan pendapatan keluarga," kata Bapak H. Sukanta dengan penuh semangat.

Kegiatan pendampingan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif tanpa kendala berarti. Serda Yusuf juga sempat berbincang dengan petani sekitar, mengingatkan pentingnya gotong royong membersihkan saluran irigasi dan waspada terhadap genangan akibat hujan deras yang masih sering terjadi.

Program LTT padi di Kabupaten Indramayu terus digenjot sebagai strategi utama mencapai swasembada pangan. Kecamatan Lelea, dengan luas sawah yang potensial, menjadi salah satu prioritas. Kehadiran Babinsa Koramil 1612/Lelea seperti Serda Yusuf menjadi motor penggerak di tingkat desa, memastikan program pemerintah sampai ke petani secara langsung.

Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan Musim Tanam I 2026 di Desa Telagasari dan seluruh Kecamatan Lelea dapat melampaui target luas tambah tanam. Produksi padi yang meningkat akan memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Serda Yusuf dan rekan-rekannya dari Koramil 1612/Lelea berkomitmen terus turun ke sawah, mendampingi petani demi Indonesia yang mandiri pangan dan rakyat sejahtera.
Posting Komentar