Babinsa Serka Ahyadi Turun Langsung ke Sawah, dampingi Petani Rejeki Tani II Cikedung Cegah Serangan Hama Padi Jelang Panen Raya 2026!
Februari 22, 2026
Indramayu – Di tengah musim tanam padi yang sedang memasuki fase kritis, Babinsa Koramil 1613/Terisi, **Serka Ahyadi**, kembali menunjukkan peran nyata TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pada Minggu (22/2/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai, Serka Ahyadi melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian khusus pemeliharaan tanaman padi dengan fokus pencegahan hama, bersama Kelompok Tani Rejeki Tani II di blok KUD Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian Babinsa di wilayah binaannya, Desa Jatisura, yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di wilayah selatan Kabupaten Indramayu. Serka Ahyadi turun langsung ke lahan sawah untuk berdiskusi intens dengan para petani anggota kelompok tani, berbagi pengetahuan praktis tentang pengendalian hama yang sering menyerang tanaman padi pada fase generatif menjelang panen.
Menurut laporan, pendampingan difokuskan pada pencegahan serangan hama utama seperti wereng cokelat, penggerek batang, dan burung pipit yang kerap menjadi momok petani di musim ini. Serka Ahyadi menyampaikan teknik pengamatan dini, penggunaan insektisida nabati ramah lingkungan, serta cara penerapan pengendalian hama terpadu (PHT) agar petani tidak bergantung berlebihan pada pestisida kimia. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga drainase sawah agar tidak tergenang, sehingga mengurangi risiko penyakit blas dan hawar daun.
“Petani adalah tulang punggung ketahanan pangan kita. Babinsa hadir untuk mendampingi, bukan menggurui. Bersama-sama kita jaga tanaman padi agar hasil panen optimal dan petani sejahtera,” ujar Serka Ahyadi saat berbincang dengan ketua kelompok tani.
Para petani Rejeki Tani II menyambut baik kehadiran Babinsa. Salah seorang anggota kelompok, Pak Slamet (45), mengaku mendapat manfaat langsung dari pendampingan ini. “Biasanya kami bingung kalau hama datang mendadak. Sekarang Pak Babinsa ajarkan cara deteksi awal dan obat alami dari daun neem. Lumayan bisa hemat biaya,” katanya.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar tanpa kendala cuaca maupun teknis lainnya. Para petani tampak antusias mengikuti diskusi lapangan, saling bertukar pengalaman, dan berjanji akan menerapkan arahan tersebut di hamparan sawah masing-masing. Dokumentasi kegiatan telah dilaporkan lengkap sebagai bukti pelaksanaan.
Upaya Serka Ahyadi ini sejalan dengan program pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian yang gencar mendorong pendampingan intensif di sentra padi menjelang musim panen raya 2026. Kabupaten Indramayu sebagai lumbung padi Jawa Barat terus berupaya menjaga produktivitas melalui sinergi antara petani, penyuluh pertanian, dan TNI AD via Babinsa.
Dandim 0616/Indramayu terus mengapresiasi inisiatif anggota Koramil yang turun ke sawah, bukan hanya sekadar monitoring, melainkan pendampingan langsung yang berdampak nyata pada kesejahteraan petani. “Babinsa adalah ujung tombak TNI di desa. Kehadiran mereka di lahan pertanian memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara,” tegas salah seorang perwira Kodim.
Dengan pendampingan rutin seperti ini, diharapkan produksi padi di Desa Jatisura dan sekitarnya dapat meningkat, hama terkendali, dan petani lebih siap menghadapi tantangan musim tanam berikutnya. Kegiatan serupa akan terus digalakkan di seluruh wilayah binaan Koramil 1613/Terisi demi mendukung swasembada pangan nasional.
