HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Sertu Kusnadi Turun ke Pasar Haurgeulis! TNI Pastikan Harga Sembako Tetap Stabil dan Aman


INDRAMAYU – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terus dilakukan aparat teritorial di wilayah Kabupaten Indramayu. Anggota Koramil 1615/Haurgeulis, Sertu Kusnadi, melaksanakan pemantauan langsung harga sembako di Pasar Daerah Haurgeulis serta sejumlah toko dan kios grosir di Kecamatan Haurgeulis, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial jajaran Kodim 0616/Indramayu dalam mendukung pengendalian inflasi daerah serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat tetap aman dan terjangkau.

Dalam pemantauan tersebut, Sertu Kusnadi melakukan pengecekan langsung ke lapak pedagang dan toko sembako grosir di sekitar Pasar Haurgeulis. Ia berdialog dengan para pedagang untuk memastikan stabilitas harga sekaligus memantau kondisi pasokan barang.

Berdasarkan hasil pengecekan, sejumlah komoditas utama terpantau dalam kondisi harga relatif stabil. Beras medium dijual Rp13.500 per kilogram dengan harga tetap. Minyak goreng berada di angka Rp18.000 per kilogram, juga dalam kondisi stabil.

Untuk komoditas pangan lainnya, jagung dan kedelai lokal masing-masing dijual Rp10.000 per kilogram. Gula pasir berada di harga Rp18.000 per kilogram. Telur ayam tercatat Rp31.000 per kilogram, sementara daging ayam Rp32.000 per kilogram, dan daging sapi Rp140.000 per kilogram—seluruhnya dalam kondisi harga tetap.

Adapun bawang merah dijual Rp20.000 per kilogram dan bawang putih Rp31.000 per kilogram. Komoditas hortikultura ini terpantau tersedia dengan pasokan yang cukup di kios-kios grosir sekitar pasar.

Sertu Kusnadi menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini dilakukan secara rutin untuk mengantisipasi lonjakan harga serta memastikan tidak terjadi kelangkaan barang. Kehadiran Babinsa di pasar tradisional juga menjadi bentuk dukungan terhadap stabilitas ekonomi masyarakat.

“Kami ingin memastikan harga tetap terkendali dan stok tersedia. Jika ada kenaikan signifikan atau kelangkaan, akan segera dilaporkan secara berjenjang,” ujarnya di sela kegiatan.

Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi antara aparat kewilayahan, pedagang, dan pemerintah setempat menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan distribusi dan harga.

Para pedagang menyambut positif kegiatan pemantauan tersebut. Mereka menilai kehadiran aparat memberikan rasa aman sekaligus memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.

Pasar Haurgeulis sendiri merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah barat Indramayu. Pergerakan harga di pasar ini menjadi indikator penting kondisi ekonomi di tingkat kecamatan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gejolak harga yang signifikan maupun kelangkaan bahan pokok di lapangan.

Dengan langkah preventif seperti ini, TNI melalui peran aktif Babinsa terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas wilayah, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dari aspek ketahanan pangan dan ekonomi rakyat.

Pemantauan harga sembako di Haurgeulis menjadi bukti bahwa aparat teritorial hadir langsung di tengah masyarakat, memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dan harga tetap terkendali demi kesejahteraan bersama.

Posting Komentar