Peltu Heryanto Kawal Sertijab Lima Kuwu di Sukra, Transisi Kepemimpinan Berlangsung Khidmat dan Tertib
Indramayu – Pergantian kepemimpinan di lima desa wilayah Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, berlangsung khidmat dan tertib, Jumat (13/2/2026). Prosesi serah terima jabatan (sertijab) Kuwu yang digelar di Aula Kecamatan Sukra tersebut turut dikawal oleh Babinsa Koramil 1614/Anjatan, Peltu Heryanto.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB itu menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan desa periode 2026–2034. Lima desa yang melaksanakan sertijab yakni Desa Sukra, Desa Bogor, Desa Sukra Wetan, Desa Sumuradem, dan Desa Sumuradem Timur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sukra Sigit Widiyanto, S.H., beserta jajaran staf kecamatan, Kapolsek Sukra Iptu Andi bersama anggota, Ketua KUA Kecamatan Sukra Nanang, para kepala desa yang telah mengakhiri masa jabatan, kepala desa terpilih, Ketua BPD se-Kecamatan Sukra, Ketua Karang Taruna, serta jajaran TP PKK kecamatan dan desa.
Peltu Heryanto mewakili Danramil 1614/Anjatan bersama dua anggota turut mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan TNI terhadap kelancaran proses pemerintahan di tingkat desa serta memastikan situasi wilayah tetap kondusif.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan penandatanganan naskah serah terima jabatan sebagai tanda resmi pergantian kepemimpinan. Selain itu, dilaksanakan pula pelantikan TP PKK tingkat desa sebagai bagian dari penguatan peran organisasi perempuan dalam mendukung pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Camat Sukra menegaskan bahwa jabatan kuwu merupakan amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Ia berharap para kepala desa terpilih mampu melanjutkan program pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, kehadiran Peltu Heryanto mendapat apresiasi dari sejumlah pihak karena menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung stabilitas dan kelancaran agenda pemerintahan daerah. Babinsa memiliki peran strategis dalam pembinaan teritorial, termasuk mengawal setiap momentum penting di wilayah binaannya.
“Sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan dan kelancaran pembangunan,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir.
Prosesi berlangsung penuh kekhidmatan, terutama saat penandatanganan dokumen resmi dan doa bersama sebagai ungkapan harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa kemajuan bagi desa masing-masing.
Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Sertijab lima kuwu ini menandai dimulainya babak baru pemerintahan desa di Kecamatan Sukra.
Dengan pengawalan aparat kewilayahan seperti Babinsa, diharapkan stabilitas keamanan tetap terjaga sehingga para kepala desa dapat fokus menjalankan program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
