HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

SERMA TASN0TO TURUN KE SAWAH! BABINSA TAMBI LOR PERKUAT KETAHANAN PANGAN BERSAMA POKTAN TANI MAKMUR


Indramayu – Komitmen menjaga ketahanan pangan nasional terus diperkuat hingga tingkat desa. Babinsa Desa Tambi Lor, Koramil 1607/Sliyeg, Serma Tasnoto, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama Kelompok Tani (Poktan) Tani Makmur di Desa Tambi Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jumat (13/2/2026) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan yang digelar di area persawahan Blok Bantar tersebut membahas strategi penguatan ketahanan pangan sekaligus langkah antisipasi terhadap gangguan hama tanaman padi yang berpotensi menurunkan hasil panen petani.

Dalam suasana santai namun penuh keseriusan, Serma Tasnoto berdialog langsung dengan para petani penggarap guna menyerap aspirasi sekaligus memberikan motivasi agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian.

“Kami hadir untuk mendengar langsung kendala yang dihadapi para petani, khususnya terkait serangan hama tanaman padi. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, sehingga perlu sinergi antara petani, penyuluh, dan aparat kewilayahan,” ujar Serma Tasnoto di sela kegiatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kastija, Ketua Poktan Tani Makmur Sunadi, serta lima orang petani penggarap yang aktif mengelola sawah di Blok Bantar.

Dalam pembahasan, para petani menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi serangan hama yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi, terutama pada musim tanam saat ini. Mereka berharap adanya pendampingan dan langkah cepat untuk mencegah kerugian yang lebih besar.

PPL Kastija menjelaskan bahwa pengendalian hama perlu dilakukan secara terpadu, mulai dari pemantauan rutin kondisi tanaman, penggunaan pestisida sesuai dosis, hingga penerapan pola tanam yang tepat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan saluran irigasi dan lingkungan sekitar sawah untuk meminimalkan berkembangnya organisme pengganggu tanaman.

Serma Tasnoto menegaskan bahwa Babinsa akan terus mendampingi para petani dalam setiap tahapan pertanian, mulai dari masa tanam hingga panen. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari peran TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Indramayu dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional. Oleh karena itu, stabilitas produksi pertanian harus kita jaga bersama. Kami siap bersinergi dengan PPL dan kelompok tani agar hasil panen tetap optimal,” tegasnya.

Kegiatan komsos ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan. Dengan komunikasi yang intensif, setiap potensi permasalahan di lapangan dapat diantisipasi lebih dini.

Diskusi berlangsung interaktif, di mana para petani menyampaikan pengalaman mereka dalam menghadapi serangan hama serta solusi yang selama ini diterapkan. Pertemuan tersebut diharapkan mampu menghasilkan langkah konkret guna menjaga produktivitas lahan pertanian di Desa Tambi Lor.

Pada pukul 11.00 WIB, kegiatan komsos selesai dalam keadaan aman dan kondusif. Para petani menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Babinsa serta PPL.

Melalui kegiatan ini, Koramil 1607/Sliyeg kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung sektor strategis seperti pertanian. Dengan kolaborasi yang solid antara aparat kewilayahan, penyuluh, dan petani, diharapkan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Sliyeg, khususnya Desa Tambi Lor, tetap terjaga dan semakin kuat.

Posting Komentar